35

12.9K 494 21
                                        

Semuanya terkejud akan apa yang mereka Lihat.Bayangkan saja,didepan mata mereka,didepan halaman mereka,terdapat 500 lebih orang yang terdiri dari kalangan mafia dan gangster terkuat dan terkenal.

Bahkan LionKing sampai minder karna mereka berhadapan dengan para mafia terbanyak seperti ini.

Bayangkan saja,kemampuan LionKing yang tidak sebanding dengan para mafia membuat mereka seakan-akan merasa paling rendah diantara yang lainnya.

"Gila anjir,baru kali ini gue lihat mafia sebanyak ini.Mana banyak yang cakep lagi,yang cowo badannya juga mantep gile"Bisik Teo terhadap seseorang disampingnya.

"Iye bro.Kalo kayak gini,kalah mantep dah otot gue"

"Otot atas aja kalah,Apalagi otot bawah.Lo semua kalah mantep kalo gitu"Ujar Salsa tiba-tiba.

"Heh dongo!Ngomong ape lu!Belom liat gue tanding diatas ranjang sih lu?Ayo kalo lo mau buktiin"Jawab Teo sambil menoyor kepala Salsa pelan.

"Halah lo mah bisanya cuma nanem doang.Nanti kalo udah jadi ga mau ngurus"

"Ayo ke KUA anjing.Kita buktiin kalo gue lebih mantep dari pada mereka"

"Iya,mantepnya pas diranjang.Coba bandingin ama mereka sekarang,Gue jamin 100% Lo mati saat ini juga"

"Kejam lo ama calon suami sendiri"

"Ambigu lo berdua najis"Ujar laki-laki yang disamping Teo.

Para mafia dan gangster lainnya menunduk hormat ketika seorang gadis dengan pakaian lengkap sedang berjalan menuju halaman.

Lionking hanya mengkerutkan kening bingung hingga seseorang menegur mereka.

"HEY!DIMANA LETAK SOPAN MU KEPADA KETUA!MENUNDUK HORMAT JIKA KETUA DATANG!kalian ini mafia atau apasih?"Ujar Salah satu mafia lalu menunduk lagi.

LionKing pun langsung menunduk mengikuti perintah.Dari pada harus mati sekarang,lebih baik mereka menurut saja.

"Berdirilah!Tegak seperti biasa!Aku tidak memerlukan hormat kalian.Yang kubutuhkan sekarang hanya kepercayaan bukan kehormatan!"Ujar Lina Dingin dan begitu tajam.

Setelah mendengar intruksi dari Lina,mereka semua langsung berdiri tegak termaksud LionKing.

Lina yang mengetahui bahwa LionKing kebingunganpun langsung menghadap ke arah mereka.

"Saat ini Lina yang kalian kenal,bukan Lina yang dulu.Kalo lo semua masih mau sama gue,Bertahan.Kalo gak,Silakan pergi.Pintu kebuka lebar.Tenang,lo ga akan lecet kalo leluar dari sini.Mental lo semua masih tempe dibandingkan mental para Mafia yang ada disini!So,kalo lo ada yang tersakiti dengan omongan gue tadi atau emang udah ga betah.Silakan Cabut!"Ujar Lina Dingin dengan tatapan tajam dan muka datar.

Tidak ada yang menjawab dari anggota LionKing,dan tidak ada satupun yang melangkah pergi menjauhi halaman.Bahkan hanya bergerak sedikitpun tidak ada yang berani.

Karna mereka tahu bahwa saat ini Lina sedang diselimuti oleh kekesalannya.

Lina pun beralih menatap para mafia dan gangster,Lalu berujar
"they are all my best friends during my time in Indonesia. Don't dare to shout or reprimand one of them. If they make a mistake, you report it to me, let me take care of it! You all just need to look and report.Understand?!"

"Yes and sorry"Jawab para mafia serempak.

"Lo pada harus ikut menyaksikan gimana caranya nanti para mafia tempur.Jangan Turun tangan,Gue ga mau lo pada terluka.Karna Lo semua adalah penyemangat gue"Ujar Lina terhadap LionKing.

LionKing hanya mengangguk mengiyakan.

Lina melangkah paling depan dan diikuti oleh LionKing lalu para Gangster lainnya dan Para mafia menyusul paling belakang.

ZEVLI (K&Q Of Mafia)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang