Bekal

89.1K 12.3K 3.6K
                                        

JUMPERSS SIAP TANTANGAN LAGI??

AYO 2000 KOMENTAR LAGI
KALAU BISA DALAM BEBERAPA JAM AKU UPDATE LAGI HARI INI

NIH WE KASIH FOTO PENYEMANGAT

NIH WE KASIH FOTO PENYEMANGAT

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

CUSSS GO!!
SELAMAT MEMBACA ❤️

🚴🏻‍♂️🚴🏻‍♂️🚴🏻‍♂️

Adel
Jangan pergi dulu,
Aku mau ke ruangan kamu sebentar.
(12.00)

Setelah mengirimkan pesan pada Jack, Adel segera memasukkan ponselnya ke dalam laci meja kerjanya dan beralih mengeluarkan dua buah kotak makan berwarna biru muda dari dalam tasnya. Salah satu kotak makan tersebut berisi nasi putih, ayam goreng, tempe goreng, dan tumis kangkung. Sedangkan kotak yang satunya lagi berisi puding kopi susu dengan taburan biskuit dan fla di atasnya. Sejak pagi Adel sudah menyiapkan bekal makan siang dan sedikit cemilan yang telah ia buat tadi malam untuk Jack.

Setelah tahu Jack sedang banyak kerjaan, Adel memutuskan untuk lebih memberi perhatian pada kekasihnya itu. Adel tidak tega melihat Jack yang terlihat kelelahan seperti kemarin. Setidaknya, Adel ingin bisa memberi dukungan meski hanya dengan memperhatikan kesehatan Jack agar tetap fit.

Berbicara tentang kesehatan Jack, pipi Adel terasa memanas. Tiba-tiba AC di ruangannya tidak menyejukkan seperti biasa. Adel jari teringat saat Jack perlahan mempersempit jarak di antara mereka. Adel bahkan masih teringat lembutnya tangan Jack yang memainkan sekilas anak rambut yang menjuntai di pipinya. Manis. Jack terasa sangat manis.

"Astaga!" Adel menggeleng cepat. "Udah sinting gue."

Tidak mau berhalusinasi terlalu jauh, Adel segera mengambil dua kotak bekal tersebut dan memasukkannya ke dalam tas kain kecil yang sengaja ia bawa. Adel beranjak bergi ke luar dari ruangan kerjanya bertepatan dengan Bondan dan Fion yang juga baru saja hendak menghampirinya.

"Mau ke mana, Del?" tanya Fion, tatapannya turun ke tas kain yang berada di tangan kanan Adel.

"Mau ke atas sebentar, nanti gue nyusul kalian di cafetaria. Sisain satu tempat duduk aja."

"Oh, mau ngapel dulu ceritanya?" Bondan tersenyum menggoda. "Iya-iya ngerti yang udah punya pacar sekarang. Seneng kalian gue enggak dateng ke pesta kemarin, kan?"

Sindiran Bondan membuat Adel membelalak tidak terima. Kabar Adel dan Jack berduaan berdansa di pesta pernikahan Eric memang sudah tersebar luas. Siapa lagi kalau bukan Bernard dan kawan-kawannya yang menyebarkan kabar itu?

Bondan menusuk genit lengan Adel dengan jari. "Dulu, sih, benci tapi sekarang jadi bucin."

"Apaan?" Adel mengerucutkan bibir marah dengan wajah mulai memerah. "Udah, ah, gue pergi dulu."

Go-Jack in Love [ PART LENGKAP]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang