"Setahu gue ada banyak banget abang ojek online di Indonesia. Kenapa selalu lo yang muncul? Sebenernya lo siapa?"
"Jodohnya Mbak Adel, hehe.."
***
Bagaimana jika kamu tidak sengaja memesan ojek online dan mendapatkan driver yang bikin darah tinggi?
...
Jumpers terimakasih ya sudah komentar kemarin. Maaf aku enggak langsung update dan kemungkinan besok juga nggak akan setiap hari update. Karena apa?
KARENA AKU BLM RELA MENINGGALKAN JUMADEL Iya part udah mau abis. Dan GAK ADA SEQUEL, ini aja termasuk cerita terpanjang yang pernah aku tulis :"
Boleh minta support untuk JumAdel dengan 2000 bintang dan 2000 komentar untuk part ini? Terimakasih
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan lupa follow ig: @gojack_in_love
Selamat membaca❤️
🚴🏻♂️🚴🏻♂️🚴🏻♂️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Del.." Bondan membulatkan matanya memandangi selembar undangan yang baru saja Adel berikan padanya.
Di samping Bondan ada Fion yang juga berekspresi sama persis.
Adel tersenyum menikmati ekspresi kedua sahabatnya itu. Akhir pekan ini Adel sengaja meminta Bondan dan Fion untuk bertemu di sebuah cafe. Mulanya Adel hanya mengatakan ia rindu mengobrol dengan kedua sahabatnya, kebetulan istri Fion juga sedang ada jadwal untuk membawa anaknya ke tempat pijat bayi.
Kejadian memang berlangsung sangat cepat, tidak heran jika Bondan dan Fion kaget karena sejujurnya Adel sendiri masih tidak percaya melihat namanya bersanding dengan Jack di selembar undangan itu. Dua minggu yang lalu setelah Jack melamarnya di atas jembatan, pada esok harinya pria itu langsung membawa keluarganya menemui keluarga Adel.
Adel pikir akan sangat sulit menyatukan hubungan dua keluarga, namun lagi-lagi takdir seperti memberikan jalan untuknya dan Jack. Hanya dalam waktu beberapa jam, Adel dapat melihat betapa akrabnya kedua orangtuanya dengan orangtua calon tunangannya. Membicarakan itu Adel jadi tersipu malu.
Terlebih saat Vanessa segera mengusulkan pertunangan mereka dilaksanakan secepatnya. Adel pikir akan memakan waktu sekitar satu bulan, kenyataannya Vanessa sangat bersemangat menyiapkan semuanya. Hanya dalam waktu satu minggu sejak kesepakatan pertunangan mereka, Vanessa sudah memilih gedung dan juga engagement organiser untuk mengurus acara pertunangan putranya. Bahkan Adel sudah bisa membagikan undangan untuk teman-teman yang ingin ia undang.