"Setahu gue ada banyak banget abang ojek online di Indonesia. Kenapa selalu lo yang muncul? Sebenernya lo siapa?"
"Jodohnya Mbak Adel, hehe.."
***
Bagaimana jika kamu tidak sengaja memesan ojek online dan mendapatkan driver yang bikin darah tinggi?
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ENAK KAN HA ENAK LO NANGES SEMUA BIAR BARENGAN LAH BENGKAK
PECINTA SAD ENDING BACA SAMPAI PART KEMARIN AJA. KARENA PART KE DEPAN HANYA UNTUK BERLAYARNYA KAPAL UWU
DARI AWAL UDAH NIAT BIKIN JEDORAN EH PADE PERCAYE PADAHAL DARI AWAL AUTHORNYA KEK BEGINDANG
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
NIATNYA MAU LEBIH LAMA GANTUNGINNYA TAUK WAKAKKAKAKAKKAKAKAKKA
BODO AMAT AKU PUNDUNG PADA KOMEN JAHAT KE AKU UHHHH PEDIH HATI INI
NIH HUKUMAN 2000 bintang + 4000 komentar untuk part selanjutnya
BISA NGGAK? Pasti bisalah ya jari kalian kan cepat sekali untuk menghujatku kemarin bahhh 🙃🌚🙃
BTW AKU NGAKAK BANGET WOY MAAP YA BAHAHAHAHHAHAHAHAHA OKE CUKUP
SELAMAT MEMBACA❤️
🚴🏻♂️🚴🏻♂️🚴🏻♂️
-Jakarta, three years later
Seorang pria berusia genap tiga puluh tahun sedang memandang ke luar jendela ruang kerjanya. Tangan kanannya memegang cangkir kopi sedangkan tangan kirinya masuk ke dalam saku celana. Pria itu menyesap pelan kopinya, membuat uap panas mengembun di kaca mata yang bertengger manis di hidung bangirnya.
Suara ketukan pintu membuat konsentrasi pria itu agak terusik.
"Masuk," ucap Pria itu masih pada posisinya, menikmati pemandangan Kota Jakarta di pagi hari.