Vitamin

91.8K 12.9K 2.7K
                                        

Jumpers mantap!

KARENA UDAH 2000 KOMEN SESUAI JANJI AKU UP LAGI!

BANGGA WOY PUNYA KALIAN!
SIAPA HA YANG BERANI LAWAN JUMPERS?

BOLEH MINTA 1000 KOMEN UNTUK PART INI? BERI AKU SEMANGAT HARI INI RASANYA AKU KEHILANGAN MOOD HUHUKEK TIBA2 INSECURE GTU BAHHHUHUHU

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

BOLEH MINTA 1000 KOMEN UNTUK PART INI? BERI AKU SEMANGAT HARI INI RASANYA AKU KEHILANGAN MOOD HUHU
KEK TIBA2 INSECURE GTU BAHHH
UHUHU

TERIMAKASIII KAWAN
SELAMAT MEMBACA

🚴🏻‍♂️🚴🏻‍♂️🚴🏻‍♂️

Adel meneguk ludahnya dengan susah payah saat Jack perlahan mendekatkan wajahnya, "Saya boleh minta jatah vitamin hari ini?"

Sial, Adel baru mengenal sisi lain Jack setelah berpacaran dengan pria itu. Masalahnya, Adel tidak mampu menolak karena sepertinya ia juga butuh vitamin hari ini?

Tanpa sadar Adel mencengkeram erat pinggiran meja saat Jack terus mencondongkan wajah hendak menghapus jarak di antara mereka. Hampir saja bibir Jack mendarat mulus di bibir Adel saat tiba-tiba pintu ruangannya terbuka lebar.

"Kak Chell-- astaga yaampun, maap!" Cecilia dengan panik langsung menutup pintu.

Adel refleks mendorong tubuh Jack menjauh. Gadis itu segera bangkit berdiri merapikan sekilas penampilannya. "Aku pergi dulu, kamu jangan lupa makan bekalnya."

Usai mengucapkan itu, Adel segera berlari kecil ke luar ruangan meninggalkan Jack yang sedang bersusah payah menahan diri untuk tidak mencubit adik sepupunya yang bernama Cecilia. Padahal tinggal sedikit lagi Jack mendapatkan vitaminnya hari ini.

Dari kejauhan Jack dapat melihat Adel dan Cecilia saling bertukar senyum canggung. Ternyata Cecilia tidak sendirian, ada George di belakang gadis itu. George memberikan tatapan merasa bersalah pada Jack karena gagal menahan gadis kecil itu untuk tidak masuk ke dalam ruangan karena tahu ada Adel di dalam sana.

"Udah gue bilang jangan masuk," bisik George.

"Ya, gue enggak tahu Kak Chello sama Kak Adel mau--" Cecilia meneguk ludahnya susah payah, "--itu."

"Gue enggak tanggung kalau dia marah," balas George.

Jack masih memberikan ekspresi datar memandangi Cecilia dan George yang sibuk berdebat menyalahkan satu sama lain. Jack menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya perlahan.

"Sorry, gue udah berusaha larang bocil masuk padahal," ucap George.

Cecilia menunduk takut. "Maaf, Kak Chello."

Go-Jack in Love [ PART LENGKAP]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang