"Setahu gue ada banyak banget abang ojek online di Indonesia. Kenapa selalu lo yang muncul? Sebenernya lo siapa?"
"Jodohnya Mbak Adel, hehe.."
***
Bagaimana jika kamu tidak sengaja memesan ojek online dan mendapatkan driver yang bikin darah tinggi?
...
Btw aku ngakak banget sama dugaan kalian terkait project baru. Dude, Dimas sama Cecil? Woy mereka masih satu kerabat Terlepas dari Dimas bukan anggota kandung di keluarga itu. Aku paling anti bikin romansa antara saudara entah gak kandung entah apalah. Jelly rasanya 😭
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Clue: Spin off Go-Jack in Love
Oke selamat membaca❤️
🚴🏻♂️🚴🏻♂️🚴🏻♂️
"Kok ke sini?" Adel membelalakkan mata panik mengenali ke mana mobil Jack pergi.
Jack tersenyum dengan tenang tetap menjalankan mobil. "Memangnya kenapa?"
Adel kehilangan kata-katanya saat mobil Jack perlahan menepi tepat di depan sebuah rumah yang tiga tahun lalu pernah ia kunjungi bersama pacarnya dan kini ia harus datang kembali bersama mantan pacarnya.
Benar, bangunan bertingkat dua yang ada di depan matanya itu adalah tempat tinggal keluarga Jack.
"Tadi katanya mau rapat bicarain kontrak?" Adel menatap kesal Jack.
"Loh, yaudah habis ini kita bicarakan di dalam?" Jack melepaskan sabuk pengamannya. "Bener, kan?"
"Kenapa harus di sini?" Adel memijat pelan pelipisnya. "Cari tempat lain."
"Memangnya kenapa kalau di sini?"Jack menyandarkan punggungnya menikmati ekspresi panik Adel. "Kenapa harus cari tempat lain kalau udah ada rumah?"
Adel refleks mundur saat Jack tiba-tiba mencondongkan tubuh membantu Adel melepaskan seat belt. Namun Jack tidak segera pergi, pria itu tetap pada posisinya memandan lekat wajah Adel.
"Kenapa harus cari yang lain kalau nyamannya di sini?"
Tanpa sadar Adel menarik nafas lega saat Jack perlahan menjauh dari posisinya. Adel kembali meruntuki hatinya yang lemah. Padahal bisa saja Adel marah dan memaksa Jack untuk membawanya pergi dari sini atau setidaknya Adel cukup berani untuk memesan taxi dan pulang ke rumahnya. Tetapi perlakuan Jack barusan membuat Adel seketika melupakan semua rencananya.
Jack lebih dulu ke luar dari mobil, sedangkan Adel masih terdiam di tempatnya. Adel membasahi bibirnya, bingung harus mengikuti Jack masuk ke dalam rumah itu atau langsung kabur saja. Adel takut jika masuk ke dalam rumah itu ia tidak bisa melarikan diri lagi.
Bukannya Adel ingin melarikan diri, hanya saja ia belum siap untuk kembali memunculkan diri. Adel takut melihat reaksi Vanessa karena dulu gagal memenuhi permintaan wanita itu. Adel tidak bisa menjaga Jack bahkan memilih untuk pergi ke Yogyakarta. Meski sebenarnya semua itu bukan seratus persen kesalahannya.