Penyakit Naruto

2.2K 146 6
                                        

Hallo...aku kembali..pada kangen gak? Pasti enggak ya...hehehe
Aku bawa cerita lagi nih...
Aku mau negesin kalau penyakit yang disini murni karangan (walau penyakitnya bener ada).
Udah nggak usah basa-basi ayo ke cerita....let's go....

Tokoh milik Masashi Kishimoto

Typo bertebaran
.
.
.
.

Semakin hari kenakalan Menma semakin parah. Yang awalnya cuma mbolos menjadi merokok dan juga membully. Setelah kejadian dia yang ketahuan membully dan berakhir dengan kakaknya datang dan tak lupa menceramahinya, dia masih belum kapok. Malah kenakalannya semakin menjadi-jadi. Bahkan sekarang dia sudah mengenal Akatsuki. Akatsuki adalah geng pemuda berandalan yang suka berbuat ulah.

Sedangkan Naruto sendiri sedang sibuk di perusahaannya. Bukannya ia tidak peduli dengan adiknya, malah dia sangat peduli. Selama dua bulan dia selalu lembur dan sering melupakan jam makan untuk segera menyelesaikan kekacaun di perusahaan. Setelah masalah selesai, ia akan lebih fokus ke adiknya. Tapi walau begitu, bukan berarti dia tak memperhatikan Menma. Dia selalu memantau Menma dengan bantuan teman-teman Menma yang dia percaya. Dia juga selalu menasehati Menma baik dengan cara lembut hingga keras tapi Menma tak menggubris dan semakin parah. Memikirkan adiknya saja membuatnya pusing.

Tapi Naruto merasa aneh dengan tubuhnya sendiri. Dia sering pusing yang amat sakit hingga dia berakhir pingsan. Untung saja dia selalu pingsan di tempat sepi sehingga tidak terjadi kehebohan. Bukan hanya itu, dia juga sering mimisan, batuk darah, hingga sesak napas. Tidak ada seorang pun yang tau akan kondisinya dan ia pun tak memeriksakannnya karena dia pikir pasti karena kelelahan.

~Kantor Namikaze corp~

Naruto saat ini sedang ada di ruangan dan menyelesaikan setumpuk dokumen. Kalau boleh jujur tubuhnya lelah sekali karena dia semalam lembur dan belum tidur sama sekali. Tapi apa boleh buat, semua ini dia lakukan demi Menma! Kata-kata itu yang dia katakan kalau dia lelah. Itu adalah kata-kata penyemangat untuknya.

"Yosh...ganbatte Naruto, ini untuk Menma!" Ucap Naruto menyemangati diri

Degg

Tiba-tiba kepala Naruto sakit sekali seakan mau pecah. Pandangannya pun kabur. Naruto berusaha sekuat tenaga untuk menahan dan dia lanjutkan pekerjaannya yang tertunda. Walau pusing Naruto tak kunjung sembuh malah menjadi lebih parah, dia tetap memaksakan diri untuk bekerja. Dia pun mengetik di keyboard dengan tangan yang bergetar menahan sakit.

"Uhuk...uhuk..." Naruto terbatuk dengan tangan yang menutupi mulutnya. Saat tangan di buka yang terlihat adalah percikan darah. Naruto batuk darah!

Segeralah dia membersihkan mulut dan tangan yang terkena darah di toilet di ruangannya, walaupun berjalan dengan tertatih. Setelah selesai, dia kembali ke mejanya dan kembali bekerja.

"Kenapa sakit ini semakin parah?" Ucapnya sambil memegangi kepala.

Setelah agak reda, Naruto melanjukan kerjanya.

cklek

Masuklah Shikamaru membawa dokumen yang harus ditanda tangani Naruto. Naruto yang mendengar bunyi pintu terbuka pun mendongak.

"Naruto!!" Kata Shikamaru syok melihat Naruto mimisan dan segera menghampirinya dengan mengambil tisu terlebih dahulu.

Naruto yang diteriaki namanya kaget. Tapi setelah Shikamaru mengambil tisu dia langsung mengerti dan ikut mengambil tisu yang ada di mejanya. Dia pun membersihkan mimisannya yang dibantu Shikamaru.

"Naruto sebenarnya kamu kenapa?" Tanya Shikamaru khawatir setelah membantu Naruto membersihkan darahnya.

"Aku tidak papa Shika, mungkin aku kecapekan," ucap Naruto sambil membuang tisu yang dia gunakan di tempat sapah bawah mejanya.

Gomen Nii-san [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang