10. Mortality Conference

1.4K 248 21
                                        

As always jangan lupa vote sama comment and crosscheck lagi tentang istilah sama procedural medisnya.




























"Sudah siapkan materimu?" Anna sebenarnya malas merespon ucapan Jaehyun tapi ada beberapa dokter senior yang satu lift dengannya dan ia tentu harus bersikap sopan. Mereka sedang menuju aula pertemuan untuk menghadiri konferensi mortalitas mingguan. Konferensi yang diadakan untuk mengevaluasi kematian saat penanganan pasien.

"Tak banyak yang harus aku khawatirkan, saat aku tangani pasien itu aku menemukan malpraktik saat operasi sebelumnya." Empat Dokter senior yang satu lift dengan mereka saling memandang. Mereka sudah memiliki firasat jika akan ada perang dua bersaudara nantinya. Sang kakak yang melakukan kesalahan dan sang adik yang menemukan kesalahan itu.

Pintu lift terbuka membuat suasana yang tadinya sedikit tegang itu sedikit menguar lantaran kehadiran Professor Byun Baekhyun yang menyapa mereka. Dokter dari departemen bedah plastik itu terkenal dengan sifat bak popping candy. Meledak-ledak layaknya anak sekolah dasar.

"Selamat pagi. Oh my God my cutie Annastasya. Lama aku tak melihatmu. Bagaimana rasanya punya kepala departemen baru?" Anna tak banyak bicara dan pergi begitu saja. Jika sudah begini artinya moodnya sedang buruk. Saat awal mengenal Anna, Professor Byun sangat kesal dengan sifat gadis itu. Namun, ia sudah terbiasa sehingga ia akan menjaga sikap tergantung respon awal Anna.

"Dia sudah satu minggu tidak pulang ke rumahnya dan tidak tidur selama 42 jam jadi emosinya sedang meledak saat ini."

"Apa ini? Professor Jaehyun baru dua minggu di sini tapi kau tahu banyak tentang Annastasya kami. Aku mengerti, Athena kami memang punya pengendalian emosi yang buruk. Rasanya aku seperti melihat pasien Bipolar saat bersamanya."

"Ah kalau begitu aku masuk ke dalam."

"Oh tentu, silahkan." Jaehyun masuk mendahului Professor Byun yang sedang menunggu rekannya untuk menggunjing mengenai berita terbaru di Rumah Sakit. Entah bagaimana, tapi sepertinya seluruh tembok Rumah Sakit adalah telinga Professor berusia 45 tahun itu hingga ia tahu apapun yang terjadi di Rumah Sakit.

Di dalam aula pertemuan Jaehyun mengambil posisi di samping Professor Mingyu yang merupakan rekan satu departmennya. Presentasi pertama adalah mengenai kematian pasien yang ditangani Chaekyung yang mengalami mediastinitis. Anna diminta menjelaskan temuannya saat ia melakukan pemeriksaan melalui operasi kedua.

Untuk Chaekyung ia diminta untuk menjelaskan mengenai prosedur operasi yang dia lakukan sedangkan satu dokter lagi bernama Dokter Doyoung menjelaskan bagaimana keadaan pasien saat tiba di UGD. Dokter tampan itu berasal dari departemen Emergency dan ia yang menangani pasien sebelum akhirnya pasien di kirim ke departemen bedah.

"Baiklah, sebaiknya kita mulai konferensi mortalitas pekan ini. Dalam satu pekan setidaknya ada dua kasus kematian pada saat penanganan pasien dan keduanya juga berasal dari departemen bedah. Saya Professor Kim Yesung selaku Direktur Rumah Sakit akan memimpin jalannya konferensi ini. Dokter Kim Doyoung dipersilahkan sebagai dokter yang bertugas di UGD untuk menjelaskan keadaaan awal pasien."

"Pasien datang ke UGD pada tanggal 10 Oktober 2018 setelah pasien mengalami kecalakaan lalu lintas. Kami melakukan pemeriksaan dasar seperti melihat jumlah luka baik luka ringan maupun luka berat dan melakukan CT scan untuk mengetahui apakah ada keretakan tulang dan luka dalam. Tanda vital pasien masih stabil sehingga kami mengirimnya ke departemen bedah agar pasien segera mendapat operasi darurat pada bagian perut dan dada. Saat itu Professor Lee Chaekyung yang mengambil alih pasien. Cukup sekian penjelasan yang dapat saya sampaikan."

Pain || JJH  (DITERBITKAN)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang