MY ENEMY•16

62 10 10
                                    

''Kecemburuan adalah perasaan cinta dan benci pada saat yang bersamaan"

Pak Dayat selaku Wali kelas 10 IPA 6, masuk ke kelas sebelum anak-anaknya itu keluar untuk beristirahat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pak Dayat selaku Wali kelas 10 IPA 6, masuk ke kelas sebelum anak-anaknya itu keluar untuk beristirahat. Semua kembali duduk di tempatnya masing-masing dan focus mendengarkan informasi yang di berikan pak Dayat.

Akan ada perlombaan olahraga antar kelas, Acara dua Minggu dari sekarang. Perlombaan ini akan diadakan dua hari berturut-turut. Ada bazar besar juga pastinya. Perlombaan ini rutin diadakan satu tahun sekali di SMA Erlangga.

Jesslyn selaku ketua kelas, maju ke depan. Setelah pak Dayat keluar dan menyuruhnya untuk mendata setiap murid yang ingin ikut berpartisipasi.

Banyak dari teman sekelasnya yang ikut berpartisipasi, dari mulai Basket, voli, lari estafet, sepak bola dan permainan olahraga lainnya.

Jesslyn dan Dara ikut lari estafet. Albert cees ikut Basket pastinya diikuti teman cowok mereka di kelas yang memilih Basket. Semua data sudah terkumpul dan mereka semua sudah berhamburan keluar kelas untuk mengisi perut kosong mereka.

Jesslyn dan Dara kini tengah berjalan ke arah kantin setelah mereka berdua pergi menyerahkan data perlombaan pada pak Dayat. Sesampainya di kantin mereka langsung menghampiri meja Albert Cs, Jesslyn merotasikan bola matanya malas karena keberadaan geng Clara di dekat Albert Cs.

Jesslyn menyuruh Reno untuk bergeser ke pinggir yang tadinya berada di pojok, Jesslyn memalingkan wajahnya pada Albert yang menatapnya sekilas. lalu ia kembali mendengarkan Clara yang sedang bersuara.

"Ada lagi?" bicara Albert karena sepertinya Clara sudah menyelesaikan ucapannya.

"Hemm, itu aja kok." balasnya tersenyum. Albert hanya mengangguk paham.

Detik berikutnya sebelum Clara dan teman-temannya itu beranjak Clara kembali bersuara.

"Albert," panggilnya Albert menoleh seraya mengerutkan keningnya dan begitu juga Jesslyn yang melirik mereka dengan ekor matanya.

"I,itu-" tangannya terangkat lalu mengusap pelan pipi Albert menggunakan jari jempolnya untuk menghilangkan setitik noda bolpoin yang menempel.

Jesslyn melebarkan matanya lalu detik itu juga BRAKK ia menggebrak meja dengan keras membuat seisi kantin menatap ke arah meja mereka. Dan detik itu juga Clara dengan reflek menjauhkan tangannya.

"Dara yok pesan makanan! Gue laper!" ucapnya meninggikan nada bicaranya lalu berdiri dan menarik Dara membawanya ketempat pemesanan, sebelumnya ia beradu tatapan tajam dengan Wulan.

"Ih sakit Jes, sabar kek!!" Protes Dara setelah mereka sampai.

"Iya maaf." balasnya mendengus kasar lalu melipatkan kedua tangannya di depan.

"Lo kenapa si?" tanya Dara memicingkan matanya menatap Jesslyn aneh.

"Gak." Jesslyn memutar bola matanya malas setelah membalas. Dara ngangguk-ngangguk paham lalu tersenyum jahil ke arahnya.

MY ENEMY [AJ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang