MY ENEMY•06

91 15 0
                                    

Setelah parkirin sepeda

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah parkirin sepeda. Gue langsung masuk ke kelas, ngelepas tas di bangku lalu duduk. dara yang udah dari tadi masuk langsung menghampiri gue ke depan meja yang padahal jarak meja kita berdua depan belakang.

Dara duduk di kursi kosong yang ada didepan setelahnya ia langsung menyodorkan makanan ringannya di depan gue.

"Nih mau gak? Curos Oreo?" tawar Dara.

"Mau lah!" gue langsung mencobanya satu, dan keterusan.

"Beli dimana? Nanti istirahat mau beli sekaligus sepuluh," tanya gue ,dan di akhir kalimat gue memasang puppy eyes.

"Gila aja sepuluh, nanti Lo bisa gendut."

"Bodo amat si, beli dimana?" tanya gue yang udah kepo karena itu curos rasanya beda dari yang lain.

"Di samping sekolah, pas banget sama tembok toilet."

Mata gue melebar kaget "Hah?! Kenapa harus disitu si?"

"Ya gak tau, kalo mau beli ya nanti sepulang sekolah atau gak sebelum masuk."

"Ogah banget!"

"Jejes yang cantik plus kalem udah gak sabar!" ujar gue.

"Yaudah bisa kok nanti pas istirahat." ujar Dara.

"Caranya? Sekolah kita kan gak bebas in Kita keluar masuk," tanya gue bingung.

"Lo manjat tuh tembok."

"Serius Dara kambing!"

"Iya, Lo harus manjat buat beli tuh makanan!" jawab Dara memutar bola matanya malas

"Tembok nya tinggi banget gak?"

"Gak juga si. Ya, bisa si nanti Lo harus nyusun beberapa bangku buat bisa panggilin kang Curos nya," jelas dara.

"Oke, kalo gitu nanti istirahat kita beraksi." Dara langsung mengangkat kedua ibu jarinya setuju.

Setelah gue berdua asik ngobrol tiba-tiba bel masuk bunyi dan menit selanjutnya seorang guru yang di kenal killer masuk kelas gue. dia pak Doni yang katanya wali kelas dari IPA 1. Yang muridnya dikenal pinter-pinter. Dia guru fisika maybe.

Satu bulan gue masuk sekolah ini, gue liat semua murid yang ngeliat pak doni selalu ngacir ketakutan masuk kelas masing-masing, dan gue denger-denger dia adalah guru yang sering banget kasih hukuman buat muridnya.

"Selamat pagi semuanya," sapa pak Doni dengan nada tegas.

Semuanya membalas sapaan pak Doni, dan gue langsung pimpin buat beri salam ke pak Doni.

Dia mulai pembelajaran dengan memberikan soal fisika ke papan tulis, gila aja pagi-pagi udah di kasih soal ke begituan mana gue bodoh.

"Baik semuanya, tugas ini harus dikumpulkan sekarang, dan satu lagi saat pelajaran saya jangan ada yang berbicara, kalau misal ada yang ketauan kalian harus keluar kelas." tegas pak doni setalah selesai memberi soalnya di papan tulis

MY ENEMY [AJ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang