"LAH LAH LAH, DIA TAU NAMA KITA DARI MANA, DAH??" Seru Hyunjin panik, sampai bangun dari duduknya.
"Ya dari username kita lah, bodoh." Jawab Minho santai.
"Oh.. Iya ya.." Hyunjin kembali duduk dengan tenang. Mereka bertujuh menatap kesal Hyunjin, sudah mah bodoh, drama lagi. Ok, mereka sabar.
Sabar ya Jin, dibilang bodoh sama metemenmu :(
"Eh tapi, dia tau nama asli kak Minho sama Jisung dari mana? Kan username kalian berdua, pake nama lain." Sekarang yang bertanya adalah Felix.
Ting!
Ada pesan masuk lagi, Bangchan yang masih memegang ponsel buru-buru membukanya.
Awalnya Bangchan biasa saja, tapi ekspresinya berubah seketika, menjadi terkejut.
"Guys, guys, guys," panggil Bangchan panik.
"Pesannya dari bot itu, dia bilang kalau tau nama Jisung sama Minho itu karena dia tau sendiri."
Mereka membulatkan mata serentak, "anjir! Dia tau kita lagi ngomongin itu dari siapa, bambang??!!" Sentak Jisung.
"WAH WAH WAH, JANGAN-JANGAN DARITADI DIA ADA DI DEKET KITAAA?" Iya, ini Hyunjin lagi.
"Diem deh Jin! Jangan teriak, berisik." Omel Seungmin.
"Ya udah sih, maap." Sewot Hyunjin, lalu duduk kembali.
"Kok serem sih---" Lagi-lagi ucapan Jeongin terpotong karena ada sebuah notif masuk.
Dan ya, itu dari bot.
62xxxxxx
|Sudah ah basa-basinya
|Ayo kita mulai beneran
|Siapa yang mau duluan?
(read)Semuanya terdiam, tak ada yang berani menjawab. Mereka tidak ingin menjadi yang pertama tentunya. Mereka memandang satu sama lain bergantian.
"Ini ga ada yang mau duluan, apa?" Tanya Minho ketakutan.
"Ya enggak lah, jahat banget lo, kak, nanya begituan." Sewot Changbin.
Tak lama kemudian, ada notif masuk lagi.
62xxxxx
|Kok cuma dibaca?
|Ya sudah, kalau tidak ada yang mau, aku yang nunjuk ya
|Emm..
|Karena aku punya trypophobia62xxxxx mengetik
Mendadak tubuh Jisung menegang. Karena, dia mempunyai fobia tersebut.
62xxxxxx
|Ya, kita mulai dari JisungTernyata benar.
Semua anggota Stray Kids memandang Jisung yang sedang melihat ponselnya dengan ketakutan dan tangan yang bergemetar.
62xxxxxx
|Trut or Dare?
|Kamu pilih apa Jisung?
|Cepat jawab Jisung..
|Jika kau tak menjawab, hidupmu tidak akan tenang.Jisung masih diam terpaku, semuanya melihat iba Jisung.
"Kak Jisung..?" Gumam Jeongin pelan, mencoba menyadarkan Jisung.
Jisung sadar. Ia menghela napas, sebelum akhirnya menjawab pesannya. Karena mau tak mau ia harus menjawab.
Han
|Gue pilih truth.62xxxxx
|Ok
|Anggota Stray Kids yang paling kau benci, siapa?Jisung menjawab dengan cepat.
Han
|Ga ada62xxxxxx
|Yakin?Han
|Iya! Gue sayang sama mereka62xxxxxx
|Beneran?
|Kamu harus jawab pertanyaanku, kalau kau tak ingin mati"Jawab Sung, jujur aja gapapa." Ujar Changbin.
"Tapi beneran ga ada, kak! Kenapa ga percaya?!"
Han
|Gue bilang ga ada ya ga ada
|Lo napa ga percaya banget sih, manusia bukan sih lo?62xxxxxx
|Amasa?
|Bulan lalu, kamu bilang, kamu benci sama Hyunjin sampai ingin mencelakainya
|Maksudnya apa coba?Jisung membulatkan matanya tak percaya. Dari mana dia tau soal itu? Dengan cepat dia menengok Hyunjin, ternyata Hyunjin juga sedang melihatnya dengan tatapan bertanya.
"Maksudnya apa, Sung....?" Tanya Hyunjin lesu. Dia kecewa, tapi tak ingin secepat itu menyimpulkan.
"Itu bohong Jin! Jangan percaya!"
62xxxxx
|Seharusnya yang tidak usah dipercayai itu kamu, Sung.Selepas melihat pesan, Jisung kembali menyentak, "jangan percaya!"
"Gue ga bakal percaya sama lo, sampe lo cerita apa maksud yang tadi dia bilang." Ujar Hyunjin dingin.
Wah gawat.. Kalau Hyunjin sudah beraura dingin seperti ini, tandanya ia sedang sangat marah, sekarang.
"Engga, Jin! Lo lebih percaya sama bot itu daripada sahabat lo sendiri, hah?!" Hyunjin menatap tajam Jisung.
"Jisung!" Gertak Bangchan, Minho dan Changbin serentak.
"Kenapa, hah? Kenapa?! Mau marah juga?!" Napas Jisung berderu. Dia kesal, kenapa tak ada yang memercayainya?
"Udah kalo gitu, gue pergi dulu! Males gue, nyesel kenapa waktu itu harus masuk grup kalian. Kalo akhirnya ada game bangsat kayak gini."
Jisung beranjak dari duduknya, mengambil kunci motornya yang tergeletak di meja, lalu pergi dari sana meninggalkan tempat mereka berkumpul.
Brak!
Ia membuka pintu lalu menutupnya dengan kencang. Bangchan, sebagai ketua, memijat pelipisnya pusing.
Di luar Jisung terdiam karena melihat dulu notif yang masuk ke ponselnya.
62xxxxx
|Hey Jisung
|Kau belum menjawab pertanyaanku
|Siapa yang kau benci di Stray Kids?Jisung berdecak kesal. Ia kembali memasukan telepon genggamnya ke saku jaketnya. Masa bodo dengan permainannya, mood-nya sudah terlanjur buruk.
Ia menyalakan motornya, tapi baru saja berjalan sebentar, tiba-tiba ada mobil yang malaju cepat dan juga ugal-ugalan dari arah berlawanan. Lalu mobil itu menabrak Jisung, mengakibatkan Jisung terpental jauh dari tempat kejadian.
Jisung bersimpuh darah, karena kepalanya bocor. Ia kehilangan darah banyak. Dan sayang....
Jisung meninggal di tempat.
Percis seperti apa konsekuensi jika tak bisa menjawab truth.
TBC
Baru chp. 2 udah ada yang meninggal aja.. Maapkan :')

KAMU SEDANG MEMBACA
Truth or Dare || Stray Kids
Fiksi PenggemarTak ada pilihan yang lebih baik, di sini. Rules: 1. Kalian harus menjalankan dare yang sudah diberikan, tidak bisa dinegosiasi. 2. Kalian tidak bisa berhenti atau keluar dari gim, sebelum gim benar-benar selesai. 3. Tidak bisa jawab truth = mati M/T...