Keesokan hari nya
Sinar matahari yang masuk ke celah jendela membuat cika terbangun karena silau , ia mengerjakan matanya menyusuri sinar masuk ke retina nya dan rasa pusing yang ia rasakan ketika ia bangun tidur
" enghhh "
Suara erangan terdengar oleh nabila yang saat itu sedang beres beres kamar dan terlihat cika yang sudah bangun dari tidur nya membuat nabila melangkah mendekatinya.
" alhamdulillah loe sadar cik" ucap nabila dengan memeluk cika
Cika pun membalas pelukan dari nabila sesaat hingga mereka pun melerai pelukan nya
" maaf yah aku bikin kalian khawatir terus" ucap cika dengan lirih
" nggak kok gue tau perasaan loe gimana kemarin, kalau gue jadi loe pasti gue juga gitu" balas nabila dengan Senyuman
" yang bawa aku kesini siapa?" Tanya cika
" haikal ...dia yang bawa loe ke sini" balas nabila dan melanjutkan beres beresnya
Mengingat kejadian semalam cika jadi tidak enak hati memarahi haikal sepihak padahal ini sebenarnya bukan kemauan haikal juga untuk berpisah dengan nya dan benar benar ia merutuki kebodohannya yang memarahi haikal semalam dan sebenarnya haikal tidak bersalah dalam hal ini
" aku jadi ngerasa bersalah deh sama haikal tadi malem, aku takut dia marah" ucap cika dengan khawatir karena tadi malam memarahi haikal
" nggak, dia malah khawatir sama loe. Nanti dia juga kesini lagi" sahut nabila
Dan saat cika hendak bangun untuk pergi ke kamar mandi langkah nya terhenti karena seseorang datang , yaitu el
el langsung masuk ke kamar mereka karena memang terbuka dengan membawa membawa nampan yang berisi makanan dan obat .
" nih ...dimakan terus diminum obat nya dan hari ini nggak usah ikut latihan juga dan nabila tolong temenin cika yah nggak usah latihan" ucap el dengan tersenyum
Nabila di bikin kaget dengan perlakuan manis el ke cika begitu pun cika yang berubah menjadi diam mematung menatap el bingung
" iya kak " balas nabila
" ma makasih kak harus nya nggak usah repot repot " balas cika dengan gugup dan menunduk
" nggak papa udah kewajiban aku buat jaga kalian. Aku balik yah" balas el dengan mengusap rambut cika dan melangkah keluar.
Dengan cepat nabila menutup pintnya dan berteriak histeris melihat kejadian tadi sedangkan cika hanya terdiam dan mematung melihat kejadian ini. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan ketika el bersikap manis terhadap nya
" aaaaa romantis banget deh kak el. Pengen di gituin " ucap nabila dengan histeris
Kok aku jadi deg deg an yah ~ ucap cika dalam hati sambil memegangi dadanya yang berdekup kencang
" kayak nya kak el suka loe deh cik" ucap nabila tiba tiba
Dan membuat cika tersadar dari lamunannya dan menghilangkan rasa penasarannya dan mana mungkin juga kak el suka sama cewe model an biasa kayak aku , secara kak el itu tampan dan pasti banyak wanita yang mengidam idam kan nya
" ya nggak mungkin lah" balas cika dengan cepat lalu melangkah menuju kamar mandi
🍀
Sore ini cika sedang duduk di taman sendirian menghilangkan rasa bosannya karena seharian di kamar saja.
Dari kejauhan cika melihat haikal turun dari motor sport nya dengan menggunakan jaket dan celana pendek nya membuat ketampanan nya bertambah.
Melihat itu cika langsung menghampiri nya dan menarik tangan haikal untuk duduk bersamanya di taman
" ehh ada apa nih" ucap haikal yang sedang ditarik oleh cika menuju tempat duduk
Lalu beberapa menit cika langsung memeluk erat haikal dan membuat haikal tersenyum melihatnya dan membalas pelukan dari cika
" maafin aku " ucap cika dengan memeluk haikal
" iya gue tau kok , gue udah maaf in loe " balas haikal
" kayak nya ada yag kangen nih sama gue" goda haikal
Dan cika langsung melepaskan pelukan nya dengan muka cemberut dan langsung memalingkan wajahnya
" ihh nyebelin deh, orang lagi kangen kangenan juga" gerutu cuka dengan mengajukan bibirnya
" iya iya , sini mau peluk lagi nggak?" Goda haikal dengan menarik dagu cika
Cika pun tersenyum malu melihat perhatian yang tidak pernah berubah dari dulu kepada dirinya. Walaupun sudah lama tidak bertamu haikal masih saja hangat kepadanya
" tapi janji dulu jangan ninggalin aku lagi" ucap cuka sambil mengacungkan jari kelingking nya dan haikal pun membalasnya
" janji kok" balas haikal dan cika langsung memeluk erat haikal tanpa mau melepasnya
Rasanya bertemu dengan haikal membuat hidup cika kembali berwarna lagi seperti dulu dan membuatnya tambah semangat bangkit untuk mewujudkan cita citanya
" kangen ya sama gue , sayang" goda haikal sambil mencolek hidung cika
Dan cika masih terus memeluknya mencari kehangatan yang dulu hilang yang kini telah kembali pada dirinya lagi ...
Merasa bosan di taman
Cika mengajak haikal masuk ke dalam untuk melihat teman temannya berlatih di lapangan
" oiii " teriak haikal dan membuat teman temannya menoleh dan menghampirinya
" cie yang udah baikan " goda gara
Dan membuat cika tersipu malu dan melepaskan genggaman nya dari tangan haikal lalu menundukkan kepalanya
" kok dilepas katanya kangen" goda haikal dan cika hanya menunduk malu
" udah anak orang jangan di goda in mulu kasihan" bela fikri
Melihat cika yang malu malu membuat semua orang terkekeh melihatnya. Dan cika hanya diam sembari menarik narik ujung jaket haikal karena sangat malu diledek oleh seniornya . Namun haikal pun juga dibuat tertawa dengan tingkah menggemaskan cika membuat haikal mencubit pipi cika gemasss
" haikal..." gerutu cika menatap tajam haikal
" ehkem ehkem kalau mau romantisan jangan disini kasihan yang jomblo ..." celetuk gara
" ya udah cabut yukkkk....kasihan yang jomblo " ucap haikal dan merangkul bahu cika membawanya keluar lapangan
" dasar loeee dah sana pergi " timpal devan ke haikal
JANGAN LUPA VOTE AND COMENT 👇👍
TERIMAKASIH YANG SUDAH MEMBACA 🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
voli in love
General FictionGadis tomboy pendiam yang sedang berusaha bangkit dari keterpurukan nya demi meraih cita cita nya kelak.
