07

3K 314 2
                                    

Bintang nya Kaka..
Happy Reading!!

Tiba tiba saja ujung bibir Yoongi kembali mengembang. Entahlah. Yoongi juga tidak menyadari hal tersebut. Yang Ia tahu hanya keadaaan dirinya yang sangat bahagia hari ini.  Dia mulai menerima keberadaan kedua junior nya ini di hidupnya

18 : 00

Hari pengenalan junior baru pada lingkungan sekolah telah usai.

Sekarang, disini lah mereka. Di aula makan sekolah. Tempat dimana para profesor dan murid mengisi perut mereka yang kosong.

Pada makan malam kali ini juga sangat spesial. Sebelum makan, para profesor akan membagi para junior baru untuk tinggal di salah satu asrama dari tiga asrama.

Tak hanya itu. Asrama juga akan menentukan di kelas mana mereka akan menjalani pelajaran self-control.

Para senior yang sejak tadi pagi mempersiapkan hari ini sudah duduk di meja makan asrama masing masing. Sedangkan para junior berbaris memanjang menunggu nama mereka masing masing dan pengumuman asrama yang akan mereka tinggali.

Beberapa nama para junior sudah terdengar dan junior junior itu sudah mendapatkan asrama nya.

" Asrama Ruby!!! "

" Asrama Diamond!! "

" Asrama Safir!!! "

Tiga nama asrama itu disebutkan berulang kali oleh pemimpin sekolah tersebut.

Tibalah sebuah nama junior yang Yoongi kenal disebutkan.

" Berikutnya.. Park Jimin!! "

Nama itu terdengar dari mulut pemimpin sekolah ini, Profesor Kim.

Seorang laki-laki dengan tubuh sedikit lebih pendek dari teman teman seumurannya maju ke depan.

Laki-laki berkulit putih itu melangkah maju meninggalkan barisan.

Laki-laki berkulit putih itu melangkah maju meninggalkan barisan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Badannya bergetar. Kepala nya menunduk, menatap lurus kearah bawah. Rasa gugup pada dirinya sangat besar.

'Di asrama mana Aku akan tinggal? Apakah teman-teman satu asramaku adalah orang yang baik? Apakah mereka mau berteman denganku? Bagaimana jika tidak? Dan yang lebih buruk! Bagaimana jika Aku tidak satu asrama dengan Taehyung?'

Astaga!! Pikiran itu menghantui Jimin. Langkah nya berhenti saat dirinya sudah berada di depan semua orang yang ada di aula. Gugup. Itulah yang dirasakan laki-laki bernama Park Jimin.

" Park Jimin... Asrama.. Diamond!!! "

Tepuk tangan bergemuruh terdengar dari barisan meja makan asrama Diamond. Para penghuni dari asrama itu tersenyum manis ke arah Jimin.

Melihat pemandangan di depan matanya itu, Ia sedikit lega. Ia merasa dirinya diterima dengan baik oleh teman teman satu asrama nya. Bibir Jimin ikut tersenyum, kemudian berlari kecil menuju meja makan asrama baru nya.

Saat berpapasan dengan sahabat nya yang masih berbaris. Jimin melihat Taehyung, kemudian berbisik pelan dengan tangan mengepal ke atas.

'Fighting!!'

Bibir tipis Taehyung terangkat. Melihat tingkah laku sahabat nya itu. Kemudian Jimin kembali berjalan meninggalkan Taehyung.

" Kim Taehyung!! Silahkan maju ke depan.. "

Mendengar nama nya disebut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mendengar nama nya disebut. Laki-laki bernama Kim Taehyung itu maju dengan percaya diri. Dia tidak terlalu khawatir, tidak seperti sahabatnya barusan. Karena dia yakin, di asrama mana pun dia tinggal, dia akan mendapatkan teman. Ya! Dia memang orang yang humbble dan pandai bergaul. Tapi di dalam hati nya, tentulah dia ingin berada di asrama Diamond. Karena di sana lah sahabatnya berada.

Saat Taehyung sampai di hadapan seluruh orang di aula. Profesor Kim segera mengumumkan dimana Taehyung akan tinggal.

" Kim Taehyung.. Asrama... "

Udah yak!
Capek..


Besok lagi..
Maap yakk
part ini lumayan sedikit


Jan lupa bintang nya kakak!!


Gara-gara social distancing
Jadi sering up!


Bosen dirumah terus..
Tapi gak pingin sekolah:v
I

ya nih! Author nya pemalas!

Useless One -BTS-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang