20

2.2K 216 6
                                    

Vote ama Comment dulu


Cepetan!


Kalau gak...



Aku buat Chim jadi tinggi..

Nahlo!


Cepet Voment!

" Yak! Taehyung-ah! Bangunlah! Atau aku akan menyiram mu lagi! "

" Jimin-ah! Apa yang kau lakukan?! " Kesal Taehyung pada seseorang yang telah menyiramnya.

" Tentu saja menyiram mu. Bukankah kau sudah melihatnya. " Jawab Jimin dengan nada kesal.

" Tapi untuk apa kau menyiram ku? "

" Lihatlah sekarang sudah jam berapa! Cepat mandi! Aku akan menunggumu disini! " Kata Jimin melipat kedua tangannya di depan dada.

Taehyung pun melihat kearah jam dinding yang tergantung di kamar mereka.

'Jam tujuh lebih empat puluh lima menit?! Astaga! Matilah aku!' Ucap Taehyung dalam hati.

Tentu saja Taehyung segera pergi ke kamar mandi. Membersihkan diri. Kemudian merapikan dirinya di depan cermin. Setelah itu, Taehyung dan juga Jimin segera pergi ke aula makan. Takut kejadian kemarin terulang kembali.

Untung saja mereka berdua tidak terlambat. Mereka bisa menghabiskan sarapan mereka dengan tenang. Kemudian menjalani hari ini seperti biasa.

💜

17:12

Hari mulai malam. Matahari tampak akan segera meninggalkan langit. Angin malam terus menerpa masuk melalui jendela ruangan tersebut.

Ruangan ini sunyi. Tapi bukan berarti tidak ada orang. Ruangan dimana banyak sekali tumpukan buku. Jika kita memasuki ruangan itu, kita tidak diperbolehkan untuk bersuara terlalu kencang. Ya! Perpustakaan sekolah.

" Tae! Kau sudah menemukan bukunya? " Yoongi

" Sebentar............. Ah! Dapat! " Seru Taehyung mengambil salah satu buku dari rak tersebut.

'Ramuan Profesor Chin Hae' itu lah judul buku yang diambil oleh Taehyung.

Taehyung berlari kecil untuk menghampiri senior sekaligus partner nya dalam mengerjakan tugas. Senior yang didatangi Taehyung pun menatap kearahnya karena mendengar suara langkah kakinya.

Tak ingin berlama-lama berdiri. Mereka pun duduk di bangku perpustakaan. Letaknya berada di pojok ruangan dengan jendela yang menjulang lebih besar dari tubuh kedua siswa tersebut.

Jika mereka duduk di salah satu bangku disana. Mereka akan menemukan dua sosok siswa dan siswi yang sangat mereka kenali.  Hoseok dan partner nya, Jinkyong. Mereka tampak melakukan kegiatan yang sama seperti apa yang Yoongi dan Taehyung lakukan. Yak! Mengerjakan tugas.

Sebenarnya, Taehyung, Yoongi dan juga Hoseok ingin mengerjakan tugas mereka bersama sama. Tapi mengingat bahwa Jinkyong adalah siswi yang sangat susah untuk bergaul. Maka mereka memutuskan untuk tetap mengerjakan tugas sesuai partner. Agar tidak membuat Jinkyong merasa risih dan yang lainnya.

💜

.... .... ..

" Aish! Aku menyerah! " Monolog Yoongi sambil menyenderkan punggung nya ke bangku yang Ia duduki.

" Aku juga Hyung! Aku tidak pandai dalam ramuan seperti ini! " Kata Taehyung mulai mengeluh.

Mereka sudah menghabiskan waktu selama setengah jam. Tetapi tugas mereka untuk membuat ramuan belum juga selesai. Bahkan mereka sudah melakukan percobaan selama tiga kali. Ramuan yang mereka buat terus saja gagal.

" Jujur saja Hyung! Aku lebih memilih mendapat tugas menangkap lalat dari pada tugas ramuan! " Kata Taehyung kesal.

" Coba saja ada Namjoon! Dia sangat pintar dalam hal ramuan. " Yoongi bergumam kecil. Tapi, entah mengapa Taehyung dapat mendengar perkataan senior nya barusan.

" Namjoon? Hyung kenal dengan Namjoon Hyung?? "

Sudahlah! Ini waktu yang tepat untuk bertanya pada Yoongi soal Hyung nya yang hilang selama lebih dari satu tahun. Lagi pula Taehyung berfikir bahwa Yoongi sangat dekat dengan Hyung nya yang bernama Namjoon itu. Yoongi bahkan sering memanggil nama itu bukan?

'Mungkin dengan bertanya pada Yoongi Hyung aku bisa mendapatkan informasi tentang Namjoon Hyung! Dan mungkin aku bisa bertemu dengan nya! Ah... Semoga saja.' Taehyung.

Vote & Comment dulu
Yeorobun!!!

Hiyaaaaa
Cie di gantungin...

Maap nih ya..
Gak bermaksud..

Tapi gak tau kenapa

Tiap si Mpi mau nanya
Selalu aja udah 500 kata

Jadi tunggu chapter selanjutnya
Yakk!!

Purpel You💜.

Useless One -BTS-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang