Rival berjalan pulang memasuki mobil nya, niat tak ingin pulang kerumah , ia mampir ke restoran nya.
Melihat airin sedang mengetik beberapa file, rival membuka pintu ruangan airin.
"Sibuk sayang ?"
Airin menoleh, "loh sudah pulang ?"
"Aku nggak pulang, cuma nggak kerja lagi" jawab rival.
Sambil duduk di sofa menjatuhkan badan nya.
"Nggak kerja ? Di pecat ? " Tanya airin
Rival , mendekat kan tangan nya ke bahu airin.
"Maafin aku sayang, aku di pecat."
"Kenapa minta maaf ? Itu bukan salah kakak, itu udah takdir"
Rival menggerutkan dahinya. "Kamu nggak marah, aku nggak kerja ?"
"Loh ini kan restoran kakak, jadi kakak bisa fokus ngembangin usaha ini"
Airin terlihat menerima keadaan tapi tidak dengan hatinya. Licik nya ika atau licik nya aku ? Airin batin nya menggerutu.
***
Ika sempoyongan keluar dari club malam , di temani pak esward.
Menaiki taksi lalu pergi ke hotel.
Airin berusaha menghubungi ika tapi tak di angkat.Berniat besok pagi akan ke kantor nya.
Airin berjalan menyusuri kantor mencari ika, menemukan ika dalam kondisi masih tidur di meja kerja nya.
"Jadi gini kerjaan sekretaris boss ?"
Airin melempar tumpukan map ke lantai. Ika terbangun dari tidur nya.
"Loh ? Ngapain kesini ? Suami loh udah di pecat."
"Siapa yang cari rival, gue cari loh.
Ibu ika yang terhormat"
"Kenapa cari gue ?" Jawab ika
"Seperti nya anda mabuk ya ? Atau habis dari kencan dengan suami orang"
"Apa urusan loh ? Nanyain gue" jawab ika
"Loh seneng rival di pecat ?" Tanya airin geram
Hahah, ika tertawa terbahak-bahak,
"Seneng ? Gue rasa happy sekali.
Rival di pecat, restoran nya akan gue hancurin, bisnis nya gue bangkrutin"
"Hoh ? Gue yang bakal ancurin loh.
Lebih dulu"
Ika menatap tajam, "apa maksud loh?"
"LOH LIHAT NI VIDEO! video loh sama pak esward! "
Ika kaget! "Sini in nggak!"
berusaha mengapai rekaman itu.
"Biar satu kantor ini tau semua kelakuan loh, sama si pria tua itu"
Airin menjerit-jerit.
"Hentikan! Aku nggak suka di ancam" jawab ika.
"Terus apa masalahnya loh sama gue dan rival ?"
"Gue nggak suka rival nikah sama loh.
Cewek cupu kayak loh nggak cocok sama rival"
"Gue bakal kasih tau satu kantor ni, jadi loh bisa malu" ujar airin
Seisi kantor datang melihat ika & airin ribut!
"Loh ada apa ini ?" Manager datang.
"Ibu' siapa ?" Tanya airin.
"Saya rika, manager disini"
"Bagus dong ,Ini bu' ada video lagi hot!" Ujar airin
Ika langsung menarik airin, belum sempat rika menonton nya.
"Nggak buk, nggak ada masalah apa-apa hanya bisnis kecil buk!"
Airin membawa ika keluar dan berbicara, keluar dari kerumunan orang di kantor, naik mobil ika dan turun di sebuah kafe.
"Mau loh apa ?" Tanya ika
"Mau gue simple, pergi jauh dari hidup kami" Jawab airin.
"Nggak! Nggak bisa! Gue masih ngarepin rival"
"Loh sinting ya, kak rival tuh suami gue!"
"Loh yang sinting, rival tu sama gue"
Airin refleks menyiram air putih di baju ika.Masih tak percaya airin gadis polos berani menantang ika.
"Brengsek loh ya!" Ika marah besar.
Berusaha menyiram kembali airin,
Namun airin menepis nya,
Membuat gelas jatuh kelantai terlepas dari tangan ika.Mereka beradu mulut lalu beberapa orang memisahkan mereka, airin berlari dengan naik taksi.
*****
Airin pulang kerumah, disambut rival yang dari tadi menunggu di meja makan.
"Kemana sayang ?"
"Dari ketemu seseorang!" Ujar airin
"Tumben ? Siapa ?"
"Singa betina!" Ketus airin menjawab.
"Kamu kenapa sih ? Kok pulang-pulang judes"
"Udah di bilangin tadi, habis berantem dengan singa betina"
Airin masuk kamar, dengan membanting pintu dengan keras..
Gubrakkkkkkk!
Rival terkejut! Berusaha masuk kamar , melihat airin terbaring lemas.
"Ada apa ?" Tanya rival
"Nggak ada apa-apa!" Ujar airin
"Kamu kok jutek banget sih!"
Airin bangun dan menoleh ke rival.
"Maaf kak, aku emosian!"
"Ya udah kamu istirahat ya" jawab rival.
Airin mengganguk kan kepalanya,
Malam itu rival kedatangan tamu, wanita muda ya tak lain & tak bukan adalah ika dan pak esward.Airin terbangun berusaha keluar,
"Hallo selamat malam ibu' airin" sapa ika dengan wajah manis nya.
"MALAM! KENAPA ?"Airin ketus menjawab.
"Kita datang kemari mau minta rival balik kekantor lagi"
Airin menaikkan alis nya,
"Minta balik lagi ?"
"Sinting kali ya! Minta seenak nya, pecat seenak nya! Di kira wanita panggilan"
Rival menoleh ke airin, gadis polos yang satu tahun lalu dia kenal sekarang menjelma jadi judes.
"Kamu kenapa sih tanya rival ?Kok sinis banget sama orang?"
Airin masuk ke kamar dan meninggalkan mereka.Airin kesal dengan ika, mencoba bernegosiasi dengan keadaan, dasar licik airin menggerutu. Airin berjalan keluar kamar melihat ika dan pak esward pulang!
"Bagus deh , singa betina udah pulang!"
Airin menoleh ke rival ,
"Pulang aja deh pusing lihat mereka.Kamu nerima tawaran itu ?"
Rival menggerutkan dahinya.
"Hmm, nggak" jawab rival. "Aku tertarik ngembangin usaha restoran aja"
"NAH!! gitu dong" airin berloncat ke girangan! Memeluk rival tiada henti.
"Kamu nih kenapa sih ? Tadi marah sekarang seneng!"
Airin menoleh, "biasa aja kak lagi PMS!"
***
SEJAUH ini gimana ceritanya ?
Aku mau sambung lagi loh ?
Yuk koment biar tau saran nya apa ?
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPUPU ✓ ( END)
Romance#1 ceritaku Ngebayangin punya sepupu tampan terus loh dibuat baper sebaper-bapernya ? . . . namun di balik itu semua kenyataan merujuk ke hubungan lebih serius ? Lalu beberapa dari orang lain menentang hubungan itu ? . . . silahkan baca jangan lup...
