#1 ceritaku
Ngebayangin punya sepupu tampan terus loh dibuat baper sebaper-bapernya ?
.
.
.
namun di balik itu semua kenyataan merujuk ke hubungan lebih serius ?
Lalu beberapa dari orang lain menentang hubungan itu ?
.
.
.
silahkan baca jangan lup...
"Perempuan insial "i " ? Indah, indri, ima, ika, isa, apaan sih kak?"
"Ngomong aja cemburu!" jawab rival.
"Cemburu ???" Airin menaik kan kedua alis nya.
"Udah kak pergi aja sana, aku juga mau telponan."
"Palingan telponan nya sama mama?" Rival mengejek!
"Ma,, aku udah sampek nih di bandung" jawab rival mengejek. Airin kesal. Lalu berjalan masuk ke kamar mandi.
"Rin, kakak pergi ya? Kamu hati-hati dirumah Jangan ngambek-ngambek apalagi ngelamun banyak syetan disini rin". Rival menakut-nakuti airin.
"Hati-hati ya! Dah".
***
Airin menunggu rival dengan ditemani segelas susu, Hujan begitu deras nya Petir menyambar-nyambar. Lalu,Listrik pun padam! Airin kaget! Mencari-cari lilin atau senter untuk menerangi ruangan.
Airin mengambil handphone lalu menghidupkan nya,Airin memeriksa satu persatu laci ,Mencari lilin, Terdengar pintu diketuk, Airin bergegas keluar dan membuka kan nya, Namun, Tak ada satupun orang di depan pintu.
"Loh kok nggak ada orang? Lah? Jangan-jangan maling" ujar airin. "Atau syetan yang di bilang rival tadi. Pikiran airin kacau. "Nggak, nggak mungkin rival kan iseng". Airin menutup pintu nya. Lalu memutar balik kan badan nya,
Awwwwwwwww,,
Airin teriak! Lelaki berpostur tinggi menggunakan jubah hitam lalu membawa senter di sinarkan ke wajah nya, Lalu tertawa terbahak-bahak. Hahaha!
"Kak rival? Iseng banget sih,Kok lewat belakang ?"
"Iya aku tau lampu padam, kamu pasti udah tidur? Iya aku lewat belakang dong, tapi aku lihat kamu di depan pintu ya aku isengin deh sekalian".
"Dasar si HONGKONG, SI JEPANG, nggak lucu tau nggak! Nggak suka di kagetin!"
"Iya maaf" ujar rival.
Lalu, mereka duduk di temani lilin kecil, "Udah jalan sama si inisial "i ? Bahagia nggak ?Seneng?"