part 8 ( rindu)

308 11 0
                                        

Pagi-pagi sekali airin bangun,sebelum pulang kembali ke kotanya airin memasak makanan buat rival namun
Rival masih tidur di kamarnya.
Airin memakai celemek, lalu sibuk mengaduk bahan masakan,
Airin berantusias akan buat sureprice kecil sebelum rival bangun.

Namun rival tau airin akan pulang hari ini, ia bangun pagi sekali.
Rival mendengar suara di dapur dan mencoba bangun dan melihat kondisi dapur pukul 05:00 pagi.
Rival kaget melihat airin sedang membuat kue.
Rival berusaha mengejutkan nya.

"Kamu ngapain pendek ?"Airin kaget melihat rival memeluk nya dari belakang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kamu ngapain pendek ?"
Airin kaget melihat rival memeluk nya dari belakang.

"Loh kak udah bangun ?" Tanya rival

"Aku buat kue kak!"

"Kamu kok repot-repot banget sih".ujar rival

Airin berusaha menghindar dari dekapan rival.
Namu sulit, rival terus meletakkan dagu nya ke bahu airin.
Airin merasa nerves,
Jantung mulai dag-dig-dug!

"Rin, kamu nerves ya, detak jantung kamu terasa?"

"Ah masak sih kak? Ngawur ah!"
Rival terus memeluk airin dari belakang.

"Bukan nya scene ini yang harus nya ada di bagian kemarin. Waktu kita tertindih ?" Rival menggoda airin

"Maksud nya kak?"
Airin bingung dengan ucapan rival.
Lalu rival melepaskan pelukan itu.

"Nanti aku antar ke terminal.
Oke!"
Rival pergi melangkah kan kaki ke kamar mandi.

***

Airin diantar rival ke terminal, sambil menunggu bis berangkat, rival & airin duduk di kursi terminal.

"Hati-hati ya rin jangan bosen-bosen main kesini.sering-sering main kita kan sepupu jadi jangan sungkan-sungkan."

"Beres pak boss!
Kakak hati-hati dirumah sendirian.
Awas banyak syetan!Jangan ngelamun!"

Rival tersenyum malu.
"Airin salam buat mama ya.
Oh ya kalau udah sampai jangan lupa kabari".

***
Setelah airin pulang kerumah,
Menjalani kegiatan nya sehari-hari,
"Ah coba ada si hongkong?
Seru kali ya. Kalau ingat kejadian-kejadian pas dirumah nya tempo hari" airin bergumam
Airin berjalan menyusuri jalan akan pulang sekolah, bentar lagi kelulusan,airin pengen nya kuliah tapi lebih memilih kerja.

Airin berjalan di trotoar, berhenti di sebuah mini market dan membeli ice cream.
"Panas sekali sih?" Airin mengusap-usap dahinya, keringat bercucuran,Sembari makan ice cream.

"Airin ? Belanja juga ?" Pria muda, tinggi, dan kurus itu menyapa.

"Loh ferdy ? Apa kabar ?"
Kakak kelas airin satu tahun di atas airin. Ferdy dulunya anak dari tetangga nya, namun sekarang sudah pindah rumah.

"Kabar baik rin ? Kamu bentar lagi lulus sekolah ya ?"

"Iya fer, kamu kerja ?"

"Aku kuliah sembari ngurusin usaha papa."

"Enak dong! " Ujar airin

"Mau kemana rin ?"

"Mau pulang fer? "

"Aku anter ya?"Airin mengganguk setuju.

Ferdy berjalan membuka pintu mobil nya untuk airin,
"Silahkan rin ?"

"Makasih fer! "
Airin pulang dengan ferdy, dijalan iya mengobrol dengan ferdy dan bertukaran kontak.

"Makasih fer, udah anter aku."

"Sama-sama rin, kalau ada waktu bisa nggak kita jumpa lagi ?"

"Bisa fer, hati-hati di jalan ya...
See you!"
Ferdy begitu senang bertemu airin, gadis yang di sukai ferdy sejak kecil.

***

CINTA SEPUPU ✓ ( END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang