"ah capek! Bisakah hari libur ini dirumah?" Ujar monica
" Kenapa? Kamu ngeluh ?" Tanya ferdy
"Nggak pak, cuman kan ini libur! Aku mau rebahan"
"Otak kamu cuma rebahan aja ya?
Dasar pemalas!"
"Loh saya nggak malas! Cuman bapak aja yang .......?"
"Yang apa ? Yang manja?"
"Nggak , aku nggak bilang gitu! ih bawel sih" ujar monica memelas
"Oh jadi aku bawel ?" Ujar rival
"Au' ah! Sembari mengambil tas nya.
Mau kemana lagi pak ?"
"Ikut aja jawab ferdy! Kayak nenek-nenek deh kamu nanya terus"
"Dasar kutu kupret!"
"Apa ? Kamu bilang aku tadi apa ?"
"Hah? Nggak ada kutu ni kayak nya di kepala" Monic sambil menggaruk kepalanya.
Ferdy menoleh ke rambut monic,
"Kutu ? Kok kamu jorok sih ? Nggak keramas ya ?"
"Hmm, keramas kok!"
"Agak jauh ya dari gue, nanti nular lagi"
Monic melirik ferdy dengan rasa dongkol.Monic masuk ke mobil ferdy.
Lalu mereka ke mall.
"Hoh ? Baby shop ?" Monic bertanya
"Iya ?" Jawab ferdy.
"Siapa yang hamil pak ?"
"Hallo selamat siang pak dan ibu ada yang bisa di bantu ?" Salah satu SPG berkata.
"Hmm, cari perlengkapan baby untuk yang baru lahir , yaa kayak gitu deh.
Kebutuhan semuanya"
"Oh mari ibu' silahkan ibu mau pilih warna apa ?"
Monic menoleh ke ferdy, ferdy hanya tersenyum malu.
"Wah bu' udah hamil berapa bulan ?
Cepet banget beli perlengkapan baby nya ?"
"Bukan saya?"
"Loh bu' itu perutnya melendung pasti udah 3 bulan ya ? Tanya salah satu SPG, cocok bu' kalian pasangan yang pas, satu ganteng banget, satunya cantik"
Hmm, ferdy menahan tawa.
Ferdy dan monic keluar dari toko.
Monic dengan wajah manyun masuk ke mobil.
"Kenapa wajah di tekuk ?" Tanya ferdy
"Kesel!" Jawab monic
"Kamu nggak hamil kan ? Kenapa harus pusing dengan omongan SPG mall"
Monic menoleh ke ferdy ,
"Apa ? Kamu dibilang hamil 3 bulan ?
Mangkanya diet, tuh perut banyak lemak"
Monic diam tak menjawab.
Ferdy tersenyum.
"Besok paketin barang ini kirim ke airin"
"Hah ? Buat airin ? "
"Kamu bilang airin lagi hamil ?"
"Iya sih ? kau berdamai ya dengan mereka ? Tidak mengejar-ngejar airin lagi ?"
"Apa itu sebuah pertanyaan ?' Tanya ferdy.
"Jawab saja!" Ujar monic
"Bukan urusan sekretaris untuk mengetahui perasaan boss nya" Jawab ferdy
Dasar kutu kupret batin monic menggebu.
Ferdy menoleh, "loh pasti lagi ngejek gue kan dalam hati ?"
Bukan urusan boss untuk mengetahui perasaan seorang sekretaris.
Hoh ? Ferdy tersenyum, lalu monic turun dari mobil dan masuk kerumah nya.
***
"Kak rivallllll ? Mana rawon nya ?"
"Belum ketemu sayang ?"
"Hmm, ya udah kakak nggak boleh tidur dirumah"
"Hah ? Segitunya"
"Iya , aku nggak mau tau. Enek banget lihat kakak sekarang"
Monic mengirim.pesan ke airin
" Rin nanti ada paket buat loh dari ferdy "
"Permisiiiii, ?"
"Iya ?" Jawab rival.
"Ada paket pak ?"
"Paket ? Dari siapa ?"
"Dari bapak ferdy" ujar si kurir
Airin mendengar lalu keluar kamar,
"Iya pak terimakasih" jawab airin.
"Kamu ambil paket ferdy ? Pulangin aja nggak sudi tau nggak"
Airin membuka paket nya,
"Perlengkapan bayi ?" Airin kaget.
"Hoh ? Sekarang lelaki aneh ini mulai tidak wajar" rival berkata.
"Kok dia tau aku hamil ?" Tanya airin.
"Iya dari monic lah.?"
Lalu Rival menelpon ferdy,
, kenapa kirim paket kerumah ?
Hah ? Val kenapa hadiah nya jelek,
Kamu bilang hallo nggak, langsung marah-marah.
Nggak ada kata ramah jawab rival.
Itu kado untuk permintaan maaf aku selama ini.
Kamu pikir perlengkapan bayi itu bisa menghapus kekacauan yang kau buat selama ini.
Tapi val, aku minta maaf!
Oh ya, kado mu sudah di istirahat kan di tempat tenang dalam penampungan sampah.
Val ? Loh buang!
Jangan kirim-kirim paket lagi.
Rival menutup telpon nya.
Ferdy terlihat kecewa dengan perlakuan rival.
Rival masuk keruangan kerja nya , monic melihat wajah ferdy yang berbeda.
"Pak ferdy ? Ada laporan"
Tanya monic.
"Pak ? Pak ?" Monic terus memanggil ferdy.
"Bisa diam nggak sih loh!" Ferdy membentak monica.
Monica terkaget! Lalu pergi keluar.
"Shittttt!!!!! "Ferdy menghela nafas nya.
"Kenapa aku membentak dia ?"
Ferdy keluar coba memanggil monic.
"Mon, laporan nya mana ?"Monic diam tak menjawab.
"Apa kau marah ?" Tanya ferdy
Monic terus diam tak menjawab.
"Mon, jawab lah ? Atau kau bisa....?"
"Bisa apa ?" Monic membalas omongan ferdy.
"Kok kamu marah mon ?"
"Bapak masih bertanya ke saya mengapa saya marah ? Bapak nggak punya hati bentak saya.
Salah saya apa pak ?"
"Kamu nggak ada salah, cuma aku yang salah"
"Oh , bagus kau sadar! Aku juga tidak perlu sibuk dengan urusan boss"
Ferdy menoleh, lalu mendekat kan wajah ke monic.Monic terkaget, ,
Wuuw!!! Monic berpandangan dengan ferdy dengan jarak 3 cm.
Ferdy terus memandangi monica.
Terus tersenyum.
"Kamu terlihat cantik mon!"
Uwhh! Monic bingung dengan omongan ferdy.
"Hmm, mata yang berbinar itu" jawab ferdy.
Ferdy coba mendekap tubuh monic!
Lalu kepala monic bersandar di dada nya ferdy.
"Jangan marah ya! Aku nggak sengaja" jawab ferdy.
Monic diam dan kebingungan.
Nih kutu kupret romantis juga ya.
Ahh kok gue jadi nerves sih.
Ah jangan-jangan gue suka lagi nih sama nih orang. Hati monic terus bergumam. Pikiran monic tidak karuan jantung berdegup kencang.
****
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPUPU ✓ ( END)
Romance#1 ceritaku Ngebayangin punya sepupu tampan terus loh dibuat baper sebaper-bapernya ? . . . namun di balik itu semua kenyataan merujuk ke hubungan lebih serius ? Lalu beberapa dari orang lain menentang hubungan itu ? . . . silahkan baca jangan lup...
