Ika menatap tajam pak esward dengan wanita barunya.
Masuk sebagai staff baru menggantikan rival. Ika mencoba merayu pak esward lagi, namun seperti nya ia tak sudi gara-gara video itu tersebar.
Ika membeli cemilan di minimarket dekat kantor, dari kejauhan rival &airin sedang di dalam mobil, dengan menggunakan mobil sports terbuka.
Ika melihat nya.
Gara-gara wanita itu hidup gue jadi blangsat, dan pak esward lebih suka wanita lain.
Ika berusaha menyeberang jalan melewati mobil airin dan melakukan drama lagi.
Ketika ika menyebrang jalan, mobil rival mendadak di rem, membuat ika pura-pura terjatuh.
"Haduuuuhh ?" Ujar ika
"Kak itu siapa ? Ayo' turun"
Semua orang mengerumunin ika,
"Tolongggg ? Sakit kaki aku"
"Loh ika ?" Rival terlihat sinis.
"Apaan lagi sih ini ?" Tanya airin
"Tolongin pak, mbak , wanita ini kesakitan" Kata orang-orang disekitaran jalan.
"Haduuhh aku nggak bisa berdiri,
Gendong ???" Ika menggangkat kedua tangan nya.
"Mas, mbak tolong angkatin dong"
Rival terpaksa menggendong ika masuk kedalam mobil.Mereka melanjutkan perjalanan kerumah sakit.
"Dasar sableng" ejek airin!
"Udah tau mobil mau jalan, eh nyebrang, sengaja loh ya ?" Airin terlihat marah
"Gue ni keseleo bego'!"
"Udahlah drama ni, cewek sinting!" Airin terlihat emosi.
Sampai dirumah sakit, perawat melihat beberapa luka memar di lutut ika.
"Nanti segera baikan kok mbak" suster itu berkata.
"Tuh lihat kan gue sakit ?"ujar ika
"Sakit memar biasa!" Airin memutarkan bola matanya.
"Gue nggak mau tau, anter gue pulang".
Airin terlihat kesal. Berusaha mengantar ika pulang.Sampai di pagar rumah ika.
"Tuh udah sampe'!"
"Gue nggak bisa jalan" jawab ika dengan memelas.
"Alesan loh ya ?" Tegas airin berkata.
"Gue mau di gendong rival! "
"Apa? Nggak!" Jawab airin.
"Ya udah kalau nggak boleh, gue disini aja di mobil nggak turun -turun"
"Ya udah-udah! " Ujar airin
Rival berusaha menggendong ika, dan membawa nya masuk kerumah, airin berada di dalam mobil.
"Val, kamu nggak mau minum dulu ?" Tanya ika.
"Nggak usah!" Ujar rival
"Val, aku kangen banget sama kamu val ? Kita bisa loh berbaring sebentar"
"Maksud kamu apa ?"
"Kamu lupa gimana kita dulu ?"
"Udah ya ka, aku nggak punya urusan lagi sama kamu"
"Kenapa ? Kamu takut airin tau.
Kalau dulu kita pernah.....?"
"Udah, STOP! Gue udah muak dengan omongan loh ya."
"Ya udah gue kasih tau aja ke airin"
"Loh nih apa-apaan sih ka ?"
"Mangkanya temenin gue sebentar aja ?"
"Nggak!" Jawab rival
"Temenin gue malam ini ?"
"Nggak !" Rival kembali menjawab
"Yaudah siap-siap gue cerita sama airin"
"Yaudah iya! Mau apa?"
"Mau kayak dulu" jawab ika.
"Hah? Gila loh ya?"
"Gue mau kita bersama lagi. Aku masih sayang banget sama loh val.
Pokok nya temuin gue malam ni val"
Rival keluar dari rumah ika,memasuki mobil nya.
"Lama banget sih kak ?
Ngapain ?"
"Nggak, cuma tadi ke toilet dulu"
"Oh! Ya udah kita pulang"
Rival tak bisa fokus dengan omongan ika tadi. Gimana airin tau kalau dia dan ika sering ?
****
Airin menonton tv dengan dengan rival, airin mulai terlihat ngantuk,
"Kak kita tidur yuk ?"
"Hmm,, tapi aku masih ada urusan sayang ?"
"Urusan apa ?" Tanya airin
"Aku mau keluar beli beberapa cemilan"
"Kakak laper ? Aku buatin makanan"
"Nggak usah sayang ? Aku pengen martabak kayak nya"
"Oh, ya udah aku temenin belinya"
"Nggak usah, sayang tidur aja, nanti kalau udah beli martabak aku langsung tidur".
"Ya udah hati-hati ya kak"
Airin masuk ke kamar nya Rival keluar dengan naik mobil nya.
Rival berhenti di sebuah rumah,
Mulai mengetuk pintu.
Tok...tok...tok...
Pintu terbuka,
"Hay ? Kamu datang juga ?" Ika tersenyum
"ya ? Kamu mau apa ?
Jangan bawa-bawa airin ngerti nggak dalam masalah ini"
"Tenang aja! Rahasia aman"
"Tapi temenin gue bobok, kayak dulu!"
"Apa ?" Rival mulai emosi.
"Gue pulang aja" ujar rival
Ika menarik tangan rival.
"Apaan sih loh ka ?Ayo val temenin gue"
"Nggak? Loh ni gila ya ka"
"Please val! Terakhir kalinya. Setelah itu gue janji nggak akan ganggu loh dan airin lagi"
Rival mengganguk!
Ia hanya duduk di kamar menemani ika tidur.
"Loh kok cuma duduk sih ?
Sini dong rebahan ?"
Rival menggelengkan kepalanya.
"Kenapa ? "
Ika mulai membuka kancing baju piyama nya.
"Apaan sih loh ka?
Kenapa bukan nya loh dulu suka ?
Loh mau nggak ?"
Rival berusaha keluar dari kamar ika, namun terkunci.
"Ini mana kuncinya ?" Tanya rival.
"Kenapa ? Cepet banget temenin nya.
Ntar dulu keluar nya"
Airin menarik rival, rival terjatuh di tempat tidur, lalu ika mulai mengelus pipi rival.
"Val temenin gue ya? 2 jam aja.
Airin nggak tau kok"
Ika berusaha mencium rival, tapi refleks rival mendorong ika.
Berusaha mendobrak pintu.
Ika mengerjar rival dan memeluk nya dari belakang.
"Ka, apaan sih loh ni! "
Rival mendorong ika, terus mendobrak pintu.Pintu pun terbuka.
"Val ? Jangan pulang dulu!Val ?"
Namun rival tak mengubris ia pergi dan kembali pulang.
Sampai dirumah rival melihat airin terbaring tidur, rival memandang wajah nya dan mencium dahinya.
"Good night baby!" Rival berkata.
******
Makasih udah baca sampai sini!
Kira-kira mau lanjut apa nggak sih ? 🙄
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPUPU ✓ ( END)
Romance#1 ceritaku Ngebayangin punya sepupu tampan terus loh dibuat baper sebaper-bapernya ? . . . namun di balik itu semua kenyataan merujuk ke hubungan lebih serius ? Lalu beberapa dari orang lain menentang hubungan itu ? . . . silahkan baca jangan lup...
