"Gimana kamu suka disana ?"
"Iya waktu yang hebat disini setidak nya aku sedikit bisa bernafas dari pria asing mendesah"
"Kau gila ? Apa dia membuat mu sibuk ?"
"Iya aku sibuk dan sangat sibuk, hari-hari jadi sekretaris boss"
"Oh ya ? Jadi kau benar dibawa oleh nya ?"
"Iya rin, dia nekat membawa ku"
"Ibu mu tak dengan mudah membiarkan anak gadis nya kan"
"Oh sudahlah rin, dia kan berubah jika aku membawa satu koper uang"
"Jaga dirimu baik-baik mon! Katakan padaku jika ferdy menyakitimu"
"Hayolah rin, kau berbicara seolah kami ini pasangan kekasih ?"
"Mungkin saja! "
"Rin, aku tutup ya telpon nya, sepertinya dia manggil ku ?"
"Ferdy ?" Tanya airin
"Iya rin! See you!"
"See you!"
"Siapa menelpon mu ? "
"Monic" jawab airin, "dia sekarang kerja dengan ferdy"
"Benarkah ?"
"Iya dia di bawa ferdy untuk kerja di kantornya"
"Semoga semuanya baik-baik saja" jawab rival.
"Jangan berprasangka buruk!"
"Iya kita lihat saja nanti" Rival duduk di sofa menonton tv.
Airin asik dengan gadget nya.
"Kak ? Ika ditangkap ?"
"Maksud mu ?"
"Dia dapat kasus baru jadi seorang wanita penghibur"
"Ika ?" Tanya rival.
"Iya kak, aku kasihan dengan dia terobsesi dengan dirimu tapi tak berhasil"
"Apa yang harus di kasihani ?"
"Dirinya!"
"Tak ada yang harus di kasihani, setiap perbuatan akan dapat hasilnya"
"Kak rival ? Ngomong nya tajam sekali"
"Infonya darimana rin ?"
"Dari dm ibu syifa!"
"Ya sudah , setidak nya kita lega tanpa penggangu lagi"
****
"Habis telponan sama siapa ?" Tanya ferdy
"Airin pak!'
"Oh, sudah semua pekerjaan kamu ?"
"Udah pak!"
"Ya sudah temani saya makan siang"
Ferdy menarik tangan monic, satu isi kantor melihat.
"Pak ferdy pegangan tangan sama monic ?" Tanya salah satu karyawan nya.
"Sepertinya mereka dekat ?
Membuat ku cemburu"
"Masuk ke mobil ?" Tanya ferdy
"Kita mau kemana pak ?"
"Makan! Jangan banyak omong ikutin saya saja"
Ferdy Mengemudi mobil dengan perlahan.
"Suka kerja disini ?" Tanya ferdy
"Suka pak! Saya berterima kasih sekali"
"Airin tadi bilang apa ?"
"Tidak ada pak ferdy, hanya menanyai kabarku"
"Oh! "
"Ada masalah pak ?"
"Hmm, tidak ada hanya masalah sedikit."
"Apa ?"
"Lupakan!" Jawab ferdy.
Lagi-lagi ferdy membuat pertanyaan di benak monic.
'Ini restoran favorite saya, saya suka duduk disini untuk merenung"
"Sendirian ?" Tanya monic
"Iya, dulu saya ingin bawa airin kesini karena dia cinta pertama saya.
Tapi dia menolak saya, jadi saya terus merenung didalam pikiran saya, saya akan membawa wanita yang saya suka ketempat ini suatu hari nanti, dan tidak disangka aku kembali kesini"
"Apa pak ferdy sudah membawa wanita yang disuka kesini ?"
"Belum" jawab ferdy
"Baru kamu yang saya bawa?"
"Hah ? Saya ?"
****
"Monic ? Nanti malam tolong temani saya dinner dengan rekan bisnis saya"
"Saya pak ?"
"Iya jam 7 malam saya jemput kamu"
"Hah? Aku ?' Monic masih tak percaya
Ferdy berlalu ketika ia mengantar monic pulang, sebuah rumah sewaan untuk monic tinggal.
"Aku ke acara dinner ? Nggak ngerti pakek baju apa ?"
Monic membuka koper nya, dan melihat beberapa baju monic yang hanya setelan kaos dan jeans.
Pukul 07:00 malam monic dijemput ferdy.
"Loh kok belum siap ?"
"Udah kok, ayo berangkat"
Ferdy melihat monic menggunakan kemeja dan jeans.
"Kenapa nggak bilang, jika nggak punya gaun"
"Ya udah ikut aku" ferdy menarik monic.
Setelah 30 menit monic merapikan dirinya.
Ferdy terkagum melihat monic, gadis tomboy menjelma feminim.
Monic terlihat tak nyaman dengan bajunya, seperti kependekan.
"Nah ini good loh mon?"
"Apanya good ? Risih"
"Loh belum terbiasa kali mon"
"Pak ferdy jangan lihat kayak gitu, saya jadi malu"
"Kamu cantik mon?"
Wajah monic memerah,
"Makasih pak!"
"Nih orang padahal nyebelin nya setengah mati tapi bisa ya baik kayak gini" batin monic berkata.
"Iya jadi nanti sekali-kali feminim, kamu kan perempuan bukan laki-laki"
"Iya pakkkkk!"
"Besok juga pakek baju yang cantik ke kantor"
"Iya pakkk!!" Monic wajah nya terlihat kesal.
"Satu hal lagi, jangan telponan jika jam kerja"
"Terus jika dari kantor-kantor yang lain yang telpon ? Izin dulu sama saya. Jangan telponan untuk reunian dengan teman"
"Iya pak ferdy!"
"Dasar kutu kupret" batin monic "berkata, baru tadi baik sekarang udah ngeselin lagi".
****
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPUPU ✓ ( END)
Romance#1 ceritaku Ngebayangin punya sepupu tampan terus loh dibuat baper sebaper-bapernya ? . . . namun di balik itu semua kenyataan merujuk ke hubungan lebih serius ? Lalu beberapa dari orang lain menentang hubungan itu ? . . . silahkan baca jangan lup...
