01 : Perkara Reject

13.1K 1.2K 41
                                        

"Kita minta maaf mami bunny..."

"Masih mau ngulang lagi, Hm?" Tanya Irene sambil bersedekap dada duduk disofa sementara Yeji, Ryujin, dan Somi sudah menangis karena pegal berdiri menghadap tembok sambil memegang telinganya.

"Aku akan jadi anak baik mami..hiks.." Lirih Yeji,

"dan aku mau buang semua pringles di lemari makanan daddy.. Hiks.." Kesal Ryujin membuat Seulgi melotot.

"kakiku pegal! Aku mau minta pijet sama Mommy J.. Hiks.." Sambung Somi

Irene menggelengkan kepalanya melihat kelakuan ketiga anaknya.

"Come here Peluk mami.." Pinta Irene membuat mereka lansung berlari memeluk Irene.

Namun sebelum itu mereka sengaja melewati dan menginjak paha seulgi yang duduk disamping Irene terlebih dahulu baru memeluk maminya.

"HYAK!!" Protes seulgi meringis sementara Ketiganya itu menjulur lidahnya.

"Aku ingin membawa mereka ke panti asuhan malam hari nanti" Batin Seulgi jahat

Bersamaan dengan itu munculah Jenlisa dan Lia yang baru sampai di Mansion seulrene.

"Hello kids!" Panggil Lisa senang membuat Ryujin, Yeji dan Somi lansung berlari ingin memeluk...

Jennie.

"Mommyyyy miss uuuuu" Sorak ketiganya berhamburan memeluk Jennie membuat Lisa cemberut.

"Yak! Aku yang menyapa mereka tapi mereka malah memeluk Jennie." Protes Lisa membuat Seulrene tertawa.

"Mommyyyy kangen kalian juga!" Balas Jennie senang membalas pelukan mereka lalu bergantian menciumi pipi mereka.

"Daddy Bearrr~" Panggil Lia lucu sambil mengangkat kedua tangannya gendong, membuat Seulgi lansung menurutinya.

"Hello, Princess! Uumm.. Wanginyaaa.."

Lia terkikik geli saat seulgi menciumi wajahnya.

"Lia tadi pake shampoo rasa strawberry daddy!" Balas Lia senang.

"Yak itu shampoo aku juga!" Protes Somi

"No. Shampomu rasa cabai!" Ledek Lisa membuat somi mencibir

"Hahahahaha--- it's not funny." Balas somi ketus.

"Lili..." Tekan Jennie membuat Lisa nenyengir, namun beberapa detik kemudian keningnya mengernyit melihat Seulgi dan ketiga anaknya memakai training dan baju olahraga.

"Kalian abis olahraga?" Tanya Lisa

"Alibi nya aja olahraga! Pagi-pagi rupanya ga bapak ga anak ngumpul semua main game sambil makan banyak pringles!" Omel Irene membuat Jennie dan Lisa membulatkan matanya. Sementara Seulgi dan ketiga anak itu cemberut lagi.

CUP

Somi mencium bibir Jennie sekilas lalu berkata,

"Mommy J itu kan juga olahraga, olahraga jari sama mulut.. jangan marah otte?!"

"Bisa banget ngalus nya.." timpal Irene membuat mereka terkekeh geli.

"Jangan diulangin lagi, otte?!" Pinta Jennie membuat somi menganggukkan kepalanya,

"Kiss mommyyyy" Pinta Somi sambil memajukan bibir dan menutup matanya,

Lisa yang melihat itu menyerigai dan,

CUP

CUP

CUP

Priority No.1Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang