(Sesampainya di bawah)
'Ya ampunn lo terlihat sangat cantik ketika menggunakan gaun itu Hanna, andai saja di sana aku bisa berdansa dengannya tapi itu tidak mungkin'. -Batin Raffa.
Entah kenapa Raffa kaya kesambet gitu bengong-bengong tanpa gerak sedikit pun.
Dari pada kenapa-kenapa aku langsung mengajaknya pergi.
"Raffa ayu".
"E-ehh iyaa ayu, tante saya berangkat dulu ya". Pamit Raffa kepada mamahku.
Setelah di depan gerbang aku langsung naik motor Raffa.
"Udah siap". Tanya Raffa.
"Sudah, ohh iyaa kita ke toko sepatu dulu ya".
"Okee".
Raffa langsung melajukan motornya dengan kecepatan sedang.
Motornya menuju ke toko sepatu yang letaknya tidak terlalu jauh.
(Sesampainya di toko)
"Kata lo bagusan yang mana di antara kedua sepatu ini". Tanya ku sambil menyodorkan kedua sepatu itu.
"Hmm yang mana ya, gue juga gak ngerti yang bagus yang mana kan gue cowo".
"Ehh iyaa juga ya, maaf-maaf".
"Yaudah gue milih yang ini aja deh".
Ketika sepatu sudah di bungkus dengan kertas kado lalu aku langsung membayarnya.
Setelah selesai membeli kado aku dan Raffa pun pergi menuju rumah Fani.
***
Lanjutt teruss!!!^•^
Jangan lupa vomment=(
KAMU SEDANG MEMBACA
"Dua Hati"
Teen FictionDua hati yaitu, dua manusia yang awalnya tidak kenal dan tidak mencintai. Dannn... Pada akhirnya kenal dan sama-sama saling mencintai, bagaimana kisah tentang mereka berdua selanjutnya?lanjut untuk membaca cerita ini. ^_^ Sebelum membaca jangan lupa...
