Tentang seorang putri dari Kerajaan Crystal yang diramalkan akan mengalahkan raja kegelapan di masa depan yang ingin menguasai dunia, sampai berita itu terdengar oleh raja kegelapan yang berniat membunuh putri tersebut agar ia dapat kekal dan abadi...
"Lalu, apakah Gyro sudah menemukan 'sang terpilih'?" Tanya Leni.
"Tentu, tepat saat academy mengadakan pencarian hewan partner." Jawab Gyro.
"Benarkah? Siapa dia?" Tanya Ralis semangat.
"Dia. Tuan putri dari kerajaan Crystal, Beril!"
Dia. Tuan putri dari kerajaan Crystal, Beril!
Dia. Tuan putri dari kerajaan Crystal, Beril!
Tuan putri dari kerajaan Crystal, Beril!
Tuan putri dari kerajaan Crystal, Beril!
Beril!
Beril!
Jawaban Gyro berputar-putar di otaknya, terlebih mimpi dimana ia bertemu dengan seorang peri yang memberikan bayangan masa lalu dan masa depan.
"Jadi benar? Aku adalah sang terpilih? Dan, putri dari kerajaan Crystal?" Gumam Beril.
Dirinya berpikir keras, menyatukan puzel puzel kenyataan tentang dirinya, sampai akhirnya ia merasakan gerakan lembut mengusap kepalanya.
"Jangan terlalu di pikirkan, sayang." Di sampingnya, Ratu Erline duduk mengusap kepalanya dengan lembut. Ah! Jangan lupakan senyuman yang merekah itu.
"Ah, bibi?" Beril sedikit terkejut saat mendengar ucapan Ratu Erline.
"Kemarikan tangan kananmu." Pinta Ratu Erline, Beril memberikan tangan nya.
Ratu Erline tersenyum, mengucapkan beberapa kata lalu terlihat sedikit cahaya di telapak tangannya. Cahaya itu pun hilang dan disana ada gelang cantik dengan di hiasi biru.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Memakaikannya di lengan Beril.
"Cantik." Ucap Beril menatap lengannya.
Ratu Erline tersenyum. "Cantik, seperti yang memakainya."
Beril tersenyum tipis menanggapi pujian Ratu Erline.
"Semua yang kamu alami disini adalah kenyataan, sayang." Ucap ratu Erline lembut.
"Maksudnya?" Tanya Beril bingung.
"Semua yang kamu alami disini itu adalah kenyataan, semua mimpi yang kamu alami pun itu adalah kenyataan." Jelas ratu Erline.
"Kamu adalah sang terpilih, putri dari raja Albert dan ratu Claudia. Sang raja dan ratu kerajaan Crystal dan sosok yang sangat berpengaruh di dunia imortal ini."
Beril diam tidak menanggapi penjelasan dari ratu Erline, dirinya masih tidak percaya.
"Peri yang kamu temui dia yang akan menjelaskan semua nya, dia yang akan mengajarkan kamu semua element dan kelebihan yang kamu punya. Untuk melawan sang kegelapan."
"Harus kah aku yang menjadi sang terpilih, bibi?" Tanya Beril lirih.
"Ya, semua sudah di takdir kan seperti ini sayang. Kamu harus kuat, untuk melawan sang kegelapan dan melindungi dunia imortal." Jawab ratu Erline.
"Jangan takut sayang, semua yang berada di diri kamu adalah kekuatan mu. Percayalah, semua akan baik-baik saja jika kita berusaha." Ucap ratu Erline. "Dengan bantuan dari teman-teman mu yang akan membantu dirimu, pasti akan sangat mudah.
Beril terdiam dan tak lama dia pun tersenyum hangat.
"Terimakasih, bibi." Ungkap Beril memeluk ratu Erline.
"Sama-sama, sayang." Balas ratu Erline memeluk Beril hangat.
"Semoga kamu memegang ke menangan, sayang. Kakak, dirimu sangat beruntung memiliki putri sepertinya." Batin ratu Erline.
"Mau bibi ajarkan cara mengendalikan awan sayang?" Tawar ratu Erline.
Beril yang mendengar itu mengangguk menyetujui dengan semangat.
"Mari."
....
Pendek. 😋
Wkwk, gimana? Kalian paham nggak? Semoga paham.
Ini aku publish lebih cepet karna besok besok dan besok aku nggak pasti kapan update lagi hehe.