10. Kerajaan Michael

5K 340 81
                                        

Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu 3 jam, akhirnya mereka pun kini telah sampai di kerajaan Michael. Mereka disambut dengan hangat oleh keluarga kediaman kerajaan, saat seorang pengawal memberitahu bahwa putri mereka–Ralis dan yang lain sudah tiba di area kerajaan mereka dengan cepat menuju pintu utama kerajaan untuk menyambut sang anak.

"Putri ini memberi salam kepada Ayahanda dan Ibunda." Ucap Ralis dan membungkukkan badannya sedikit dengan gaya bangsawan.

"Salam kepada Raja Zayn dan Ratu Helga." Aeera dan yang lain pun ikut memberi salam pada Raja Zayn dan Ratu Helga, lain dengan Beril yang nampaknya hanya diam tanpa melihat tatapan yang mengarah kearahnya.

"Mengapa mereka menatap, 'ku?"  Batin Beril bertanya.

Namun lain dengan sang Raja dan Ratu yang hanya tersenyum penuh makna saat menatap Beril, kemudian merekapun di persilakan masuk.

Lain juga dengan Ralis yang sudah berteriak memanggil sang kakak laki-lakinya.

"KAK DEFAN!!!" Teriak Ralis.

Defan Michael, sang putra mahkota kerajaan Michael yang berstatus kakak dari Ralis itu kini asik bermain dengan binatang peliharaannya. Ular hijau.

"Kenapa Lis?" Tanya Defan yang masih asik dengan ularnya dan hanya melirik sang asik dengan malas.

"Aku ini merindukan 'mu, tapi kau malah asik dengan ular." Ucap Ralis sedikit manja.

Inilah salah satu sifatnya jika sedang bersama keluarga, manja! Berbeda jika sedang diluar yang sering sekali berbajah datar.

"Hahaha, jadi adikku ini rindu padaku. Hm?" Ucap Defan terkekeh.

Berbeda dengan Defan yang memiliki sifatnya hangat namun terkadang menyebalkan.

Kedua kakak beradik itupun melepas rindu dengan berpelukan, sedikit lama sebelum Ralis menarik lengan Defan ke taman istana.

Selama perjalanan pun Ralis asik bercerita dan Defan hanya mendengar kan celotehan adiknya, sudah lama mereka tidak seperti ini. Pikirnya.

"Oh ya kak, aku punya teman baru loh." Ucap Ralis.

"Oh, ya? Bukannya kamu ini susah banget kalo deket sama orang baru?" Tanya Defan, pasalnya sang adik susah sekali berteman dengan orang baru.

"Iya, nggak tahu sih kenapa ya. Waktu liat dia tuh kaya deket aja gitu. Trus juga aku nyaman berteman sama dia." Ungkap Ralis.

"Siapa namanya?" Tanya Defan lagi.

"Namanya itu—"

"Putri! Pangeran! Di belakang kalian!"

Teriakan itu memotong ucapan Ralis. Namun mereka tak memperdulikan itu dan berbalik mendapatkan seekor burung elang yang sedang terbang ke arah mereka.

Eakkk

Eakkk

Itu suara burung Elang yang sedang terbang ke arah mereka, Ralis dan Defan secara bersamaan menundukkan badan mereka.

Burung elang itu adalah salah satu hewan sihir yang dimiliki oleh oleh Raja Zayn, namun entah kenapa akhir-akhir ini burung itu sering sekali mengamuk dan berakhir merusak istana.

"Chel, kenapa kak?" Tanya Ralis pada Defan.

Chel—si burung elang—terbang kearah taman, para penjaga terus berlarian berusaha menghentikan Chel yang mengamuk.

"Kakak juga nggak tahu dek, akhir-akhir ini dia suka banget kaya gitu."

Dan akhirnya mereka berdua pun ikut mengejar Chel.

Wusss

Ralis pun mencoba menahan Chel dengan kekuatannya namun tidak berhasil begitu pun Defan yang juga mencoba menangkap Chel sebelum burung elang itu menghancurkan istana dan berakhir beberapa penjaga tewas.

"Ada apa? Kenapa begitu panik?" Aeera bertanya kepada Ralis, dia dan Leni akan ke taman disana pun sudah ada Beril sedangkan para pangeran entah kemana namun melihat sang tuan rumah yaitu Ralis dan sang kakak—Defan—panik membuat mereka menghampiri kakak adik itu.

"Chel mengamuk, dan sekarang dia terbang ke menuju taman istana." Ucap Ralis panik.

"Hah?! Chel mengamuk? Dan sekarang dia menuju ke taman istana?!" Seru Aeera kaget. "Ayo kita ke taman, Beril sedang berada disana sendirian. Aku takut Chel melukai Beril." Lanjut Aeera kemudian tidak lama kemudian mereka bertiga–Aeera, Leni, dan Ralis–sudah menghilang.

"Beril?" Batin Defan yang masih terdiam.

"Beril? Seperti tidak asing namanya." Monolog Defan.

"Tunggu! Tahun ini Beril nerumur 17 tahun, dan academy merekrut murid dari bumi. Ralis mendapatkan teman baru bernama?" Defan menerka dengan berjalan pelan, "jangan-jangan?!"

Tanpa menunggu lagi Defan pun ikut perteleportasi ke taman istana.

Disisi lain, Aeera, Ralis, dan Leni yang baru saja tiba di taman istana terkejut dengan apa yang mereka lihat.

Disana Beril sedang mengelus kepala Chel dengan lembut jangan lupakan dengan senyuman manis yang jarang terlihat kini mereka berdua bisa melihatnya.

"Apa aku tidak salah lihat?!" Jerit batin mereka bertiga.

Pemandangan itu juga tidak luput dari Arya beserta ketiga pangeran yang lain, mereka berempat sedang berkeliling istana Michael namun mendengar suara burung elang membuat mereka penasaran.

Beril yang merasa di perhatikan pun menoleh dan saat itu pula, Defan datang dengan senyuman di wajah tampannya.

"Hai!" Sapa Defan.

Sang pangeran dari Kerajaan Michael itu berjalan kearah Beril tanpa melihat tatapan sang adik dan yang lain terlebih Arya yang menatap Defan tajam.

Defan mendekat ke arah Beril dan berkata...


Sampai jumpa di part selanjutnya, mungkin author bakal up besok entah lusa. Wkwk.

Kasian, digantung lagi. 🤣

Okey, jangan lupa vote dan komen. Yang belum follow buruan follow 🤣

Okey, bubay gaes. Sampai jumpa!

16 April 2020

Salam manis.
nurfdllah

Queen CrytalinaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang