13◇

36.7K 2.2K 66
                                        

Suasana disekitar sekolah kembali hening, belum ada yg berani berbicara setelah apa yg terjadi tadi.

Disisi lain, jungkook masih menenggelamkan kepalanya dileher yoongi dan memeluk lengan yoongi erat. Ia belum berani berbicara karena takut dengan taehyung, ia takut salah bicara lalu taehyung akan marah padanya jdi ia lebih memilih diam saja.

Taehyung sudah berhasil meredam amarahnya yg sejak tadi belum hilang, ia berbalik lalu menghampiri jungkook yang masih bersama dengan yoongi. Perlahan ia mengelus rambut jungkook, ia tau kalau saat ini kelinci kesayangannya sedang ketakutan, lebih tepanya takut kepada dirinya(taehyung).

"Kookie", taehyung memanggil jungkook dengan sangat lembut, tapi yang dipanggil tidak menjawab bahkan tidak melihat kearahnya.

"Lihat kemari kookie, hyung tidak akan marah kepadamu", jungkook memberanikan diri melihat kearah taehyung, sebenarnya ia masih tidak mau melihat kearah taehyung tpi daripada taehyung marah kepanya lebih baik ia melawan rasa takutnya.

Taehyung benar-benar melihat raut wajah jungkook yang masih ketakutan. Ia langsung memegang kedua tangan jungkook lalu tersenyum

"Maafkan hyung sudah membuatmu takut baby. Hyung tidak marah padamu, jadi jangan takut ne", jungkook melihat tidak ada kebohongan sedikitpun dimata taehyung. Ia pun tersenyum lalu memeluk taehyung, hal ini membuat taehyung terkejut karena pelukan tiba-tiba dari jungkook, tapi setelah itu ia tersenyum dan membalas pelukan jungkook. Jangan lupakan para siswa/i yang melihat kejadian itu juga terkejut.

"Hyung jangan seperti itu lagi, kookie takut. Hyungie benar-benar menyeramkan", jungkook berbicara sambil mendusel kepalanya ke dada taehyung.

Taehyung terkekeh dengan kelakuan jungkook, ia tidak pernah mengira kalau jungkook akan manja kepadanya didepan orang ramai.

"Maafkan hyung baby, itu diluar kendali hyung. Hyung benar-benar tidak suka dengan perlakuan mereka selama ini kepada kookie, jadi hyung harap kookie mengerti", jungkook membalas dengan anggukan. Tentu saja jungkook mengerti, sebenarnya ia juga sudah tidak tahan dengan perlakuan irene dan yugyeom yang sudah kelewatan.

"Nah, sekarang lebih baik kita mencari makan bersama parah hyungdeul. Sekarang hyung sudah lapar lagi", jungkook melepas pelukannya lalu menatap taehyung

"Tapi kan kookie harus sekolah hyungie", mendengar perkataan jungkook taehyung lalu berbalik menatap sekitar dengan wajah datarnya, ternyata masih ramai para siswa yang melihat kearah mereka. Ia menatap datar kearah para siswa tersebut, sedangkan yang ditatap sedang ketakutan

"Ekhem, kalian semua pulanglah. Hari ini sekolah ku liburkan, besok baru kalian kembali bersekolah", ucap taehyung dengan sedikit menaikkan volume suaranya. Mendengar perkataan taehyung membuat para siswa bersorak gembira, mereka lalu kembali ke kelas untuk mengambil tas mereka dan langsung bergegas pulang. Jungkook yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya

"Mentang-mentang pemilik sekolah, seenaknya saja bilang libur"-batin jungkook

Sedangkan hyung(namjoon) dan sahabatnya diam saja, mereka sudah sangat tau dengan sikap taehyung jdi mereka tidak mau ikut campur selagi hal ini baik. Mereka berpikir keputusan taehyung itu baik karena keadaan sekarang memang tidak memungkinkan para siswa untuk fokus belajar, yang ada nanti mereka malah akan bergosip tentang masalah yang terjadi sebelumnya, belum lagi jungkook yang akan banyak di introgasi oleh teman sekelasnya

Taehyung kembali menghadap jungkook lalu tersenyum
"Sudah selesai, sekarang ayo kita cari makan. Hyung sangat lapar", taehyung menarik jungkook untuk menuju mobil diikuti oleh hyung dan sahabatnya juga.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Mereka sudah sampai ditempat tujuan yaitu dikafe seokjin, karena diperjalan taehyung dan jungkook pusing memikirkan ingin makan dimana jadinya mereka berdua memutuskan makan di cafe seokjin, itu juga diikuti oleh hyung dan sahabatnya, sedari tadi mobil mereka mengikuti mobil taehyung.

Sebenarnya sebelum berangkat meninggalkan sekolah, taehyung dan yang lain bertemu dengat para sahabat jungkook tidak jauh dari mobil mereka terparkir, taehyung jga mengajak mereka untuk ikut makan bersama tapi mereka menolak dengan alasan urusan mereka masing-masing. Karena taehyung orangnya memang tidak terlalu perduli jadinya langsung mengiyakan saja dan tidak memaksa mereka untuk ikut.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Seokjin yang melihat kedatangan mereka pun langsung segera menyambut mereka dipintu masuk, lebih tepatnya ia menyambut jungkook

"Astaga bayi besarku, hyung sangat merindukanmu. Apa kau baik-baik saja selama ini?", seokjin memeluk jungkook erat

"Eum, kookie baik-baik saja kok hyung", jungkook menampilkan senyum termanisnya ditambah dengan gigi kelinci, hal itu tentu saja membuat seokjin gemas. Seokjin langsung mencubit pipi jungkook karena tidak tahan dengan kegemasan jungkook

"Aigoo bayiku kenapa lucu sekali hmm. Hyung tidak tahan melihat senyummu itu", jungkook hanya pasrah pipinya dicubit oleh seokjin, tapi tidak dengan taehyung. Ia langsung menarik jungkook dan merengkuh pinggang jungkook

"Berhenti hyung, jungkook kesakitan karena cubitanmu", seokjin memutar bola matanya malas

"Dasar kau ini tae, bilang saja kau tidak ingin aku berlama-lama dengan jungkook", taehyung tidak menjawab, ia lebih memilih diam

"Sudah-sudah, lebih baik kita masuk dan mencari tempat duduk", ucap jimin.

"Tidak perlu, kita langsung ke lantai 2 saja. Aku sudah merombak ruangan kosong disebelah ruang kerja ku untuk tempat makan khusus buat kalian. Aku tau kalian tidak terlalu suka makan dikeramaian, ayo ikut aku", semuanya tersenyum mengetahui betapa pedulinya seokjin kepada mereka, bahkan jungkook yang belum lama bergabung dengan mereka ikut tersenyum. Ia tau kalau taehyung dan hyungdeul yang lain tidak suka makan kalau ada suara berisik, jadinya setiap makan mereka selalu memesan ruangan VIP agar tetap tenang saat makan.

Selama menunggu makanan yang mereka pesan datang mereka berbincang tentang banyak hal, terutama hubungan taehyung dan jungkook

"Jadi kalian berdua sudah menjadi sepasang kekasih?", taehyung menjawab pertanyaan hoseok dengan anggukan

"Kookie", jungkook melihat kearah jimin, orang yang memanggilnya

"Apakah taehyung romantis saat menyatakan cinta padamu?", jungkook yang mendengar pertanyaan itu pun langsung menunduk, rona merah muncul diwajahnya karena menahan malu.

Jimin sengaja bertanya seperti itu karena ingin menggoda taehyung, apalagi ini pertama kalinya taehyung memiliki kekasih setelah sekian lama terus bercinta dengan berkas-berkas dikantornya.

"Itu privasi, kau tidak perlu tau", jawab taehyung datar

Jimin yang mendengar itu malah semakin ingin menggoda taehyung
"Eiyy, aku hanya penasaran. Ini pertama kalinya kau memiliki kekasih, jadi aku ingin tau apakah kau itu romantis atau tidak. Iya kan hoseok hyung?", hoseok yang juga suka menggoda taehyung jadi ikut bekerja sama dengan jimin

"Benar tae, kami ingin tau kau itu orangnya romantis atau tidak. Ahhh atau jangan-jangan kau lebih mencintai berkas-berkasmu dikantor daripada jungkook", semua tertawa mendengar perkataan hooseok, kecuali jungkook yang tengah menahan malu dan taehyung yang memutar bola matanya malas. Taehyung tidak ingin menjawab, karena jika ia menjawab maka jimin dan hoseok tidak akan bisa berhenti menggodanya

"Sudah-sudah, berhenti menggoda taehyung. Kalian menggoda taehyung, tapi yang sedang menahan malu adalah jungkook", itu adalah seokjin yang berbicara, ia datang bersama beberapa pekerja cafe yang membawa makanan.

Perkataan seokjin membuat mereka semua menoleh ke arah jungkook, dan benar saja jungkook sekarang tengah menunduk dan telinganya juga memerah karena malu, mereka hanya tersenyum saja melihat itu.

"Yasudah, sekarang ayo kita makan. Sayang, kau ikutlah makan bersama kami", ajak namjoon kepada kekasihnya, seokjin. Seokjin langsung duduk disebelah namjoon, ia juga sudah berniat makan bersama mereka jadi tdi ia menyuruh pekerja kafe untuk membawa makanan untuknya jga.

Tidak ada yang berbicara saat makan, seperti yang diberitau sebelumnya kalau mereka tidak suka ada yang berbicara saat makan, itu terkesan tidak sopan dan tidak menghargai orang lain yang sedang makan dengan tenang.

























Jangan lupa tinggalkan jejak yaaaaa♡

Mr. Kim || TaeKookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang