ᣞ°ᚐ 𝟏 𝟔 ⸙᳞ᐧ

909 152 51
                                    


Setelah bergantian sift menjaga cashier, seonghwa melihat seorang pria yg begitu dikenalinya.

"Itu wooyoung sama siapa?" Monolongnya sambil melepas apron. Iya, itu adalah wooyoung dengan seorang pria berbadan kurus yg dibalut sweater kuning pucat.

Ia sedikit bersembunyi saat wooyoung sedang memesan. Wooyoung memesan beberapa minuman, sedangkan org yg bersamanya tadi menunggu di meja.

Wooyoung membawa 2 cup minuman ke mejanya. Setelah sampai di mejanya, ia memberikan salah satu cup minumannya, lalu mencium puncuk kepala pria tadi. Seonghwa membulatkan matanya.

"Ini.. maksudnya apa.. masa.. wooyoung.. kasih tau theya jangan ya..?"

"WOY! KERJA!"

"Tenangkan dirimu, san."

San mengangguk kecil sambil meminum cappucino hangat yg dipesan wooyoung sebelumnya.

"Kenapa ayah menikahi ibu, yg jelas jelas hanya sepupunya sejak kecil.." lirih san.

Wooyoung mengambil salah satu tangan san, lalu mengusap usap punggung tangannya. Lalu wooyoung tersenyum pada san.

"Jika ayahmu tidak menikahinya, kamu tidak akan ada di dunia ini.."

"..you're so precious. U know that."

Hanya perkataan biasa yg bisa membuat san merasa lebih kokoh. Sekali lagi san cuman ngangguk ngangguk.

"Kelainan seksual bukan sesuatu yg berharga.. aku terlihat seperti sampah di keluargaku."

"HEI! Itu termasuk kelebihanmu! Buktinya kau memiliki aku yg mencintaimu lebih dari apapun, tidak semua orang memiliki pasangan seperti diriku." Sentak wooyoung.

Sekarang san tersenyum kecil, dan membalas genggaman tangan wooyoung.

"Kau selalu membuatku lebih kuat, wooyoung. Terimakasih. Wuff u." Ucap san sambil menempelkan punggung tangan wooyoung pada pipinya.

'Tapi.. kau tidak bisa seterusnya bersamaku, wooyoung..'


"Theya." Panggil seonghwa.

"Hm?"

"Tadi.. saya.." seonghwa berhenti berbicara.

'Apa theya udah tau ya? Udahlah gausah kasi tau.'

"Kenapa, kak?"

"A-anu.." ia bingung sendiri cari topik lain.

"Anu apaan si, ambigow nih!" Celetuk theya.

"Hush! Mikirnya kemana aja. Tadi saya habis download film horor. Mau nonton ga?"

Sebenernya horor itu bukan genre kesukaan seonghwa, dia lebih suka romance atau drama.. fyi, di laptopnya drakor semua. Banyak film horor yg direkomendasiin sama hongjoong, bahkan sampe di downloadin sama hongjoong. Tapi krn seonghwa gasuka horor, gapernah dia tonton. Jadi banyak kan tuh stok film horornya.

"Asal kak seonghwa jangan tidur di tengah film!"

Seonghwa cuman senyum watados aja, terus pergi ke kamar ngambil laptopnya. Pas balik, dia nyambungin laptop sama tivinya sambil duduk lesehan.

"Pilih dek, mau film yg mana?"

"Yg itu, yg barisan kedua." Theya asal nunjuk aja sambil garuk garuk hidung.

Seonghwa menelan ludahnya sendiri. Film yg ditunjuk theya adalah film paling serem menurut hongjoong. Seonghwa noleh kebelakang, dan ngeliat theya yg tadinya mau ngupil tapi gajadi.

KAK! || ⎷Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang