Wooyoung terbangun dengan puluhan missed call. Entah itu dari san atau theya. Mengingat ada janji menjemput theya pagi ini, wooyoung buru buru mencuci mukanya, dan pergi keluar. Saat ia sedang menyetir, hpnya berbunyi. Bukan theya, melainkan san. Ia mengangkat telfonnya."Ha---"
'WOOYOUUNG!!' Teriak san dari sebrang sana. Wooyoung sedikit menjauhkan telfonnya mendengar suara san.
"Kenapa san??"
'Kenapa kau lama sekali??? Yg mengantarku ke rumah sakit siapa??'
"Aaa..... sei. Sei akan menjemputmu, untuk sarapan dan berolahraga pagi, sebelum melakukan terapi."
'Okay, sampai jumpa.'
'TuuUuttTt!'Tak lama, wooyoung memberhentikan mobilnya didepan gedung apartemen theya. Lalu ia keluar dari mobil, dan masuk ke gedungnya. Begitu didepan pintu, wooyoung menekan belnya.
'Kak, wooyoung dah dateng, aku pergi yaa!!' Suara theya terdengar oleh wooyoung dari balik pintu.
Pintu kebuka, dan nampak theya yg udah siap pergi ke sekolah. Theya narik tangan wooyoung, tapi wooyoungnya diem aja.
"Napa, young?" Tanya theya.
"Mau pamitan dulu ke kak seonghwa.." jawab wooyoung, sambil garuk garuk tengkuknya.
"Udah, gausah, dia lagi sok sibuk"
"Hmm.. oke."
Tangan wooyoung kembali di tarik theya, tapi sebelum wooyoung benar benar pergi dri tempat asalnya, ia mendengar samar samar suara seonghwa dri dalam,
'Seonghwa ayo fokus!! Jangan mikirin theya terus ayodong! Dia lagi sama wooyoun--ARGGHH!!'
Seonghwa terdengar seperti sedang frustasi, dan bermonolog sendiri.
ᚔ
San duduk di teras rumah, kedua tangannya dimasukkan kedalam saku dari jaket yg sedikit tebal yg digunakannya, karena udaranya sedikit dingin. Ia mempoutkan bibirnya selama menunggu kedatangan si dokter baru.
"Huft.. lama banget si.. mana ga sempet tukeran nomor kemaren, jadinya gabisa nanyain posisi.."
San berpindah posisi, tangan kanannya jadi menopang dagunya. Lalu ia kembali menatap sekitar, sambil menunggu sei. Aktivitas menunggunya ini membuatnya sedikit mengantuk. Tanpa sadar ia tertidur di kursi terasnya.
"DOO0OORrrR!!"
"AAAaaAa WOOYOUNG! TOLONG!!" San menutup mukanya, saat seseorang tiba tiba mengejutkannya."Heh, buka mata kamu. Aku sei, bukan wooyoung."
Perlahan san menjauhkan tangannya dari muka, dan membuka matanya. Setelah sepenuhnya membuka mata, ia berdiri tegak sambil memasang ekspresi datar.
"Dokter lama sekali." Ucapnya tanpa menatap sei.
"Kamu marah?" Sei memiringkan kepalanya. Hanya dibalas gelengan singkat dari san.
"Sekarang kita mau kemana?" Tanya san, lalu berjalan keluar dari pekarangan rumahnya. Sei ikut berjalan mengekori san.
"Karena cuaca hari ini dingin, jadi yg harus kita lakukan pertama adalah, beli minuman panas!!" Seru sei sambil loncat loncat.
ᚔ
Mereka berdua mengunjungi sebuah mini market yg terdapat mesin minuman didalamnya. Keduanya memilih cokelat panas untuk diminum di cuaca dingin seperti sekarang.

KAMU SEDANG MEMBACA
KAK! || ⎷
Фанфик-ᐧ 𝕊𝕖𝕠𝕟𝕘𝕙𝕨𝕒 𝕩 𝕠𝕔 ver.【✓】 ❝ Dek? Inget ga? Waktu umur kamu 6 tahun, kamu bilang suka sama saya karena saya ganteng❞ Incest/? Heem, ada sedikit '++' nya. Gue gada niatan copyright, makannya baca aja..hehe:3 : : published start : 5 , mei - 2...