Pagi ini, aku berdiri di sebuah tanah lapang
Dengan seorang gadis dari planet lain.
Tercium aroma-aroma nostalgia tentang udara,
Namun seperti biasa, aku tak bisa melihat wajahnya.
Rona yang dipancarkan dari atmosefer begitu menakjubkan,
Sampai akhirnya banyak orang membuat ruang dalam wajan.
Gadis dari planet lain itu menepuk pundakku.
Membuatku terbujur kaku, terasing dalam waktu.
Waktu terus mendorong dan merongrong
Seakan tempat menjadi omong kosong.
Pikiranku bahwa selama ini dia lah yang ku cari.
Tak perlu basa basi, tak perlu ku caci.
Ku ajak dia ke taman bunga kenari,
merangkai kata-kata yang sudah basi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Semut-Semut Besar
PoesiaDitujukkan kepada mereka yang berandil besar terhadap hidup saya.
