Lelah dan letih pada kehidupan yang berpulas tiada henti.
Hanya demi sesaji pangan dan masa nanti.
Terkadang kau lelah dengan kerja kantor.
Terkadang juga kau lelah dengan naik motor.
Seperti inilah keinginan merubah nasib.
Sampai terkadang lupa untuk mengadu nasib.
Karena yang selalu kau sebut adalah “Ya Tuan”
Tetapi kau lupa, bahwa yang jarang kau sebut ialah “Ya Tuhan”
KAMU SEDANG MEMBACA
Semut-Semut Besar
PoetryDitujukkan kepada mereka yang berandil besar terhadap hidup saya.
