18 - Explanation

294 20 0
                                    



AL POV

" Dean . . " mommy berlari dan memeluk pria didepanku. " aku minta leena mengundangmu kemari, tapi dia bilang kau sibuk, apa ini . . . apa kau membuat kejutan ? " mommy memukul lengan pria itu pelan. Dean mengangguk. " ini nara, sepupu Aleena, dia yang akan menikah " jelas mommy mengenalkan Nara kepada Dean , yang berusaha menyembunyikan raga gugup dan kebingungan nya saat ini.

- - -

" aku tidak tahu kau ada di korea , aku kemari untuk bisnis . . . " jelasnya begitu keluargaku meninggalkan kami berdua untuk berbicara. Aku mengangguk dan hanya memperhatikan jalanan diluar butik. 

" mommy ku masih mengira kita pacaran sejak insiden apartemen itu, aku akan memberitahunya nanti, supaya tidak salah paham dan merepotkanmu dikemudian hari nanti " ucapku datar.

" ah . . . bagaimana dengan temanmu ? apa dia baik baik saja ? " tanyanya tiba tiba. Teman mana yang dia maksud ? ah . . . max ? ." dia baik baik saja, kalau max yang kau maksud, tentu saja kejadian itu sudah lewat dari satu minggu "tambahku skeptis, membuat pria disampingku mendengus. " tentu saja dia baik baik saja, bagaimana tidak ? dia mendapatkan ciuman darimu " gumamnya, tapi masih bisa kudengar. 

Cium ? cium apa ?  . " tunggu . . . apa yang kau katakan ? "tanyaku menatapnya tak percaya. " cium . . cium apanya ? " ulangku. " itu . . waktu itu . . . aku . . . melihatmu . . ." dean tampak ragu melanjutkan kalimatnya. Apa sebenarnya yang ingin disampaikan pria ini ? ah, tunggu . . . apa dia melihat aku dan max di ruang kesehatan waktu itu ? dan dia mengira aku mencium max ?

" ah , aku ingat sekarang , kau melihat kami di ruang kesehatan ? " tanyaku membuat Dean mengangguk. " aku hanya memeluk max dan berusaha menenangkan nya , dia terpukul mengenai kejadian dengan Vic, kemudian , mataku kelilipan , jadi dia meniup mataku . . ." jelasku membuat raut wajah Dean berubah. Pria itu tampak terkejut kemudian tersenyum detik berikutnya.

" jadi kau tidak mencium nya ? " tanyanya antusias. Aku menatapnya dengan ekspresi aneh dan menggeleng. " tidak, tentu saja ! tapi kenapa kau terlihat senang sekali ? " aku balik bertanya.

 " tidak, tentu saja ! tapi kenapa kau terlihat senang sekali ? " aku balik bertanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dean menggeleng , " tidak ada " jawabnya singkat dengan senyum yang mengembang.









DEAN POV

" selamat datang di rumah keluargaku . . . tepat nya ini rumah nenek ku, dulu bibi dan neneku yang tinggal disini, tapi karena nenek sudah meninggal , sekarang bibi dan anak anaknya yang tinggal disini " jelas Aleena begitu kami sampai dikediaman yang disebutkanya.

 tepat nya ini rumah nenek ku, dulu bibi dan neneku yang tinggal disini, tapi karena nenek sudah meninggal , sekarang bibi dan anak anaknya yang tinggal disini " jelas Aleena begitu kami sampai dikediaman yang disebutkanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SECRET DESIGNER (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang