20 Teka-teki

42 5 4
                                        

Use background music song 🍀🍀

By: Justin Bieber ft Ariana grande - Stuck with you

Budidayakan vote dan lestarikan komentar kalian ya 👍👍






~

~~~~~

~Kaivan~

Aku melihat jam di pergelangan tangan ku menunjukkan pukul 1 am dan sekarang waktunya makan siang.

Tama sepertinya akan datang sebentar lagi, aku memencet tombol penghubung ke sekertaris ku.

"Jika Tama datang jangan terima tamu untuk ku"

"Baik tuan"

Aku langsung mematikan penghubung suara ke sekertaris ku, dan kembali ke berkas-berkas yang sedari tadi aku kerjakan.

Tok tok tok......

Aku memencet remote otomatis yang langsung membuka pintu ruangan ku.

"Tama sudah datang tuan" Ucap Bily sekertaris ku.

"Suruh dia langsung masuk, kau bisa kembali bekerja" Ucapku lalu memencet kembali remote otomatis untuk menutup pintu setelah Bily keluar.

Dari cctv depan ruangan ku tampak Tama menunggu, aku segera memencet remote otomatis ku untuk membukakan pintu untuknya.

Setelah Tama masuk aku kembali menutup pintu kemudian mengubah mode ruangan ku menjadi lebih tertutup, menyalankan pelacak sistem keamanan dan penyadap suara di sekeliling ruangan ku.

"Pengawal sudah di sekitar kantor tuan" Ucap Tama berjalan mendekati meja ku. Dia hanya sendirian tanpa pengawal, karna map yang dia bawa di tangan nya tidak perlu diketahui banyak orang.

Aku mempersilahkan nya duduk dengan kode dari tangan ku, kemudian membaca isi dari map yang dia bawa.

"Kau bisa memberi tau ku informasi nya" Aku membalik beberapa lembar kertas yang ada di map ini untuk mengeceknya.

"Gadis itu bernama Elora Frananda anak seorang pengusaha toko elektronik di kota nya, ayah nya bernama Fransiskus dan ibu nya bernama Amanda. Dia tidak mempunyai saudara kandung atau pun tiri. Perampokan yang terjadi pada keluarga itu merenggut nyawa kedua orang tuanya, Ana adik dari ibunya yaitu Amanda mengambil hak asuh nya, tidak lama Ana di kabarkan bunuh diri dan gadis itu di serahkan di panti asuhan" Ucap Tama tiba-tiba berhenti membuat ku menatap tajam kearah nya.

"Panti asuhan itu sudah lama tidak di gunakan, bahkan lahannya sudah dijadikan gudang di kampung  tersebut" Ucap Tama akhirnya.

"Kau tidak pernah mendapat setengah informasi seperti ini Tama".

"Maaf tuan, tapi sepertinya ada seseorang yang berusaha menutup masa lalu gadis itu".

"Mengapa kau susah mengaksesnya? Jika memang iya, kau bisa menggunakan uang. Jangan mempersulit diri" Ucap ku santai dan mengeluarkan black card yang ada di dompet ku.

Lovely BleedingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang