Aku memang menginginkanmu
Aku memang ingin disisimu
Namun haruskah mengemis?
Haruskah memaksa?
Haruskah merebutmu darinya?
Inginku begitu
Tapi bagaimana dengan akalku?
Matahari masih terbit dari timur
Dan tenggelam ke barat
Kau hanya ditakdirkan singgah
Bukan menetap!
Masih cukup akal untuk tidak merendah
Masih cukup akal
Untuk sadar bahwa kamu tak ingin
Aku tahu
Sakitku kini bukan apa
Bila dibanding mengemis untuk kembali
Bukan tak ingin
Tapi ku sadar
Debu tak pantas bersanding berlian
Jadii,
Haruskah kini melupamu?
Sep,2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Senandika
PoesiaOn Going🔰 Sekumpulan tulisan absurd yg terlintas dalam bentuk karya sastra^^ Bercerita tentang aku, kamu, dan segalanya tentang kita. Masih dalam masa pemula yg butuh banyak belajar mengenai sastra. Yg mengungkap dan merangkai kata sedemikian rupa...
