Mengenang 'kamu'

13 6 0
                                        

Dulu kamu bangga dengan ruang dihatiku yang hanya untukmu
Dulu kamu begitu manis dan membuatku mabuk dalam segala katamu
Dulu sikapmu, katamu, tatapmu, begitu indah dalam mataku
Dulu kau buat padang bunga indah dalam hatiku
Dulu istanamu begitu indah dan megah
Dulu kasihmu hanya untukku

Setelah kamu pergi, kenapa kamu membuat padang bungaku tandus? Kenapa kau buat bungaku mati?
Kenapa kau buat aliran sungai dipipi?
Dan kenapa istanamu yang 'hanya untukku' kau hancurkan untuknya?
Apakah bunga yang baru begitu wangi?

Ternyata aku hanya satu diantara yang lain
Hanya duri pada batang sebuah mawar

Memang perpisahan yang kau beri begitu manis
Hingga membuatku begitu sesak untuk melepas

Bukankah kita dapat menjadi teman?
Ya!

Tapi hatiku sakit meski telah kupaksa untuk ikut tersenyum bersama 'tawa barumu'
Ku tak sanggup, mengingat sikap dan kata serta tatapmu yang begitu asing dihatiku
Biarkan hatiku yang masih berserak ini untuk melupa mu
Jangan muncul lagi bila tak ingin ku membencimu

Hingga kini rasa sesak bagai diremas masih menghantui
Meski hati mencoba ikhlas namun bayangmu tak dapat hilang dalam hati

Bisakah ku menyesali mengenalmu?
Karna kenanganmu yang begitu menghantui hidupku:"

Bukan cintaku yang masih tertinggal
Hanya kecewa yang masih kental




Sep,2020

Sajak SenandikaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang