Disinilah bulan,
Berada di semenjana* kerinduan
Menahan sendu sedan* karna ditinggalkan
Berharap suatu saat dapat bertemu sang pujaan
Angkasa kini terlihat kelam*
Tanpa bulan yang dulu bersinar terang
Tuhan tahu, bulan menginginkan pertemuan
Namun tak dapat segera diwujudkan
Hingga sang orion* akhirnya meminta,
Agar bulan dapat bertemu sang pujaan
Melepas rindu dan kembali bersama dalam harsa*
Egois memang, namun itulah harapan bulan
Tapi, takdir tak mengijinkan
Karna matahari dan bulan diciptakan untuk bentala*
Hanya bersinar dan berjalan bersisisan
Tanpa dapat merasakan pertemuan
Meski rekah*,
Namun candra* berusaha melupakan Tentang angan* bersama bagaskara*
-----------------
Notes:
*semenjana : tengah
*sendu sedan : isak tangis
*kelam : suram
*orion : gugus bintang
*harsa : kebahagiaan
*bentala : bumi
*rekah : patah
*candra : bulan
*angan : impian
*bagaskara : matahari
Thanks for reading💙
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Senandika
PoetryOn Going🔰 Sekumpulan tulisan absurd yg terlintas dalam bentuk karya sastra^^ Bercerita tentang aku, kamu, dan segalanya tentang kita. Masih dalam masa pemula yg butuh banyak belajar mengenai sastra. Yg mengungkap dan merangkai kata sedemikian rupa...
