Entahlah
Aku yang bodoh
Atau kamu yang terlalu pintar membodohiku?
Aku yang terlalu mencintaimu
Atau kamu yang tak pernah menginginkanku
Aku yang terlalu memperjuangkanmu
Atau kamu yang hanya mempermainkanku
Huft...
Ternyata benar
Daun yang gugur dan terbuang,
Tak pernah sekalipun membenci angin
Air hujan yang jatuh dan sakit berkali kali,
Tetap selalu bangkit meski hanya untuk jatuh kembali
Entah
Aku yang seperti ini karna terlalu mencintaimu?,
Atau memang menjadi jatuh adalah takdirku?
Memang benar,
Cinta membuat buta,
Serta membuat tuli
Bahkan ketika banyak bolongan luka di dalam diri,
Bahkan ketika dunia telah memperingati,
Aku yang bodoh tetap ingin memilikimu
Tetap ingin menggenggammu
Tetap ingin bersamamu
Namun setelah pergi darimu,
Aku sadar
Ternyata sedalam itu aku mencintaimu
Sedalam itu aku jatuh dalam pesona iblismu
Dan
Sebodoh itu aku yang naif mencoba bertahan dalam kubangan duka lara darimu
Kini yang mampu kuucapkan,
Yang mampu kuharapkan,
Hanya,,
Agar semoga kau tak kembali,
Membawaku, dan menenggelamkanku,
Dalam kubangan rasa sakit tak berdasar
Seperti dulu...
Okto,2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Senandika
PoesíaOn Going🔰 Sekumpulan tulisan absurd yg terlintas dalam bentuk karya sastra^^ Bercerita tentang aku, kamu, dan segalanya tentang kita. Masih dalam masa pemula yg butuh banyak belajar mengenai sastra. Yg mengungkap dan merangkai kata sedemikian rupa...
