Anakmu

13 7 0
                                        

Ma'...
Haruskah aku benar-benar pergi.?
Meninggalkan tempat yang-
kuanggap nyaman selama ini.
Dan... Haruskah aku berlari..?
Dengan membawa luka yang tak-
sengaja  ku buat sendiri.

Ma'...
Haruskah kau marah atas kesalahan-
yang tak sengaja kubuat.
Haruskah kau marah karena-
kebodohanku.

Ma'......
Jika engkau membenciku saat ini.
Siapa lagi, dan kemana lagi..?
Aku mengeluhkan hati.
Kemana lagi harus ku langkahkan-
kaki ini.
Jika rumahku saja tak menerimaku-
lagi.
Terus, bagaimana dengan mereka.
Apa mereka akan menerimaku..?
Tentu  tidak ma'...

Ma'....
Kata mereka, pelukan hangat-
darimu bisa menenangkan hati.
Kata mereka, nasehatmu.
Bisa memberikan jalan yang baik.
Kata mereka, amarahmu.
Bisa menguatkan anakmu.

Tapi kini.
Amarahmu adalah kelemahanku.
Pelukan hangat darimu.
Tak kurasakan lagi.
Dan kini, tak ada nasehat  darimu-
lagi, meski hanya menjadi penenang-
hati.

Ma'....
Maafkan anakmu yang tak tau diri-
ini.
Anakmu akan pergi.
Meninggalkan tempat yang kini-
bukan untuknya lagi.
Dengan Janji.
Akan tetap kembali.
Dengan maaf darimu yang setulus-
hati.
Dan hati yang tidak menyimpan-
benci.
Dengan cinta darimu yang tetap ada-
dalam hati.

By: Jessi

06 Oktober 2020

RuangpenaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang