Aku bukanlah cinta, karena kau perjuangkan.
Aku adalah luka, sebab kau tinggalkan.
Aku adalah duka, sebab pernah kau hancurkan.
Miris bukan...?
Aku yang pernah kau jaga karena kau jadikan berharga.
Kini kau tinggalkan karena kau anggap sampah.
Kau jadikan aku kesalahan sebab kesedihan.
Kau balikan kesalahanmu kepadaku.
Kau taburkan kebodohan sebab kepolosanku.
Bedebah...
Kau yang ku anggap kesempurnaan.
Ternyata adalah kehancuran.
Kau ganti setiap senyuman dengan kesedihan.
Kau ganti kejujuran dengan kebohongan.
Kau adalah kesalahan yang telah ku iya kan.
Enyah saja kau..
Pergilah kesalahan.
Atau, mati saja sekalian.
Agar tak ada lagi dia atau mereka yang menjadi korban.
Sebab kepalsuan.
By: Jessi
11 Oktober 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruangpena
PoetryFollow dulu baru baca! Di Vote and komen setelah di baca😊 Setiap kata yang ada Hanya untuk menggambarkan sebuah rasa. Jangan lupa difollow juga akun Ig Piu yang baru😊🤗 @ruangpena20
