Semarang

975 92 49
                                        

"Ayo silahkan samsudin nyetir" ucap nuca sembari masuk kedalam mobil bagian tengah bersama lyodra.

"Dadaa mamah papahh" ucap mereka berempat sambil melambaikan tangannya.

"HATI HATI DIJALANN" Teriak judika yang bisa dibilang ngegas sesaat setelah mobil samuel berjalan.

"Aw gak sabarrr sampaii Semarang" ucap lyodra lebay bin heboh sambil memajukan wajahnya di tengah-tengah kursi tiara dan samuel yang berada di depan.

"Pokoknyaa aku kesana mau mainann terus makan-makan terus beli baju, beli sepatu, pokoknya semuanya aku belii" sambung lyodra semangat yang langsung direspon plototan dari nuca dan tiara.

"Bercanda sayang" ucap lyodra sambil meringis memamerkan giginya.

"Gak boleh boros" ucap tiara.

"Tuh ti liat bibirnya malah dimaju-majuin" kompor samuel sambil melirik lyodra.

"Heh jangan diisengin terus istri gue" tegur nuca yang langsung ditertawai oleh samuel dan tiara.

"Sini kamu main boneka aja, samuel emang jahat, jangan demgerin kata dia" ucap nuca sambil memberikan boneka teddy bear yang ia bawa dari rumah.

Lyodra pun langung duduk menjauh dari nuca dan memeluk erat boneka yang berada di pangkuannya.

"Gue lagi kan yang kena" bisik nuca kepada samuel yang berada di depannya.

"Gapapa sekali-sekali kan" jawa samuel sambil terkekeh.

"Sekali-sekali mbahmu"

Lima setengah jam berlalu, mereka pun telah sampai di Kota Semarang. Dan mereka pun langsung menuju hotel yang telah mereka pesan lewat salah satu aplikasi di handphone.

"Ini istirahat dulu aja terus nanti malemnya kita baru ke alun-alun simpang lima" ucap samuel kepada nuca, karena tiara dan lyodra sedang tertidur pulas.

"Terus besok kemana?"

"Ke mana aja yang penting tiara sama lyodra seneng" ucap samuel sembari memarkirkan mobilnya di parkiran hotel.

"Sam ini bonekanya nggak bisa dilepas" ucap nuca sembari menarik boneka yang sedang dipeluk erat oleh lyodra.

"Ya ngambilnya pelan-pelan lah nuc" ucap samuel sembari membangunkan tiara.

"Aku tau kamu udah bangun tapi kamu males buka mata ly" ucap nuca setelah berhasil menjauhkan boneka dari lyodra.

"Hm"

"Buka mata dulu ya nanti lanjut tidur dikamar aja" pinta nuca sembari mengusap pipi gembul lyodra.

"Hm"

Nuca dan samuel pun langsung mengambil koper mereka yang berada di bagasi, sedangkan lyodra dan tiara bertugas untuk mengambil kunci kamar terlebih dahulu.

"Udah?" Tanya samuel yang barusan datang dengan membawa koper ditanganya.

"Udah yuk" ucap tiara.

"Kamu pake parfum aku ya?" Tanya lyodra yang baru sadar jika wangi badan nuca berbeda dari biasanya.

"Sedikit, aku tadi males ambil parfum di koper" jawab nuca.

"Sini handphone kamu" ucap lyodra sambil mengulurkan tangannya.

"Buat apa?" Tanya nuca sambil melirik kearah samuel yang sedang mengejek dirinya.

"Pinjem aja, gak boleh?"

"Nih" ucap nuca pasrah sambil memberikan handphonenya, lagi pula tidak ada yang disembunyikan di handphonenya.

"Ntar kalau kalian mau keluar telepon aja" ucap samuel sembari membuka pintu kamarnya.

Rumah Tangga LYOCACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang