Nerochytis.2(A)

1.2K 160 4
                                        

Jennie tersenyum senang ketika melihat seluruh pekerjaannya selesai, oh... Tapi tunggu sepertinya Jennie melupakan sesuatu dirinya baru ingat masih ada satu pekerjaan lagi yang belum diselesaikan.

Jennie berlari kearah samping perkarangan rumah dimana ada sebuah taman minimalis disana, Jennie tersenyum senang karena dirinya sangat menyukai tanaman,  dengan cepat Jennie mengambil gunting kebun dan langsung memotong tanaman yang tampak tidak rapi.

Jennie mengerjakan pekerjaan nya dengan senyuman yang selalu terpasang di wajah cantik nya, sangking asik memotong rumput Jennie sampai-sampai tidak sadar seseorang tengah memperhatikannya.



🌻🌻🌻

Seorang lelaki berperawakan tinggi dengan wajah yang tampan nan rupawan, tengah menggerutu ditengah keramaian Bandara.

"Aish... Menyebalkan, mengapa tidak ada yang menjemput ku, aku harus menelponnya sekarang! "

Bunyi sambungan telpon pun terdengar ditelinga nya, tak sedikit orang yang memandang kearahnya karena wajah tampan nya, dan ayolah dirinya sedang merasa risih sekarang . Setelah sekian lama menunggu sang penerima telpon diseberang sana menerima telpon nya, akhirnya sapaan terdengar juga ditelinga nya.

"Hallo" Sapa si penerima telpon disebrang sana.

"Jemput aku sekarang! " Teriak nya tak tahu malu, padahal ia masih berada ditengah keramaian Bandara.

"Ck.... Untuk apa aku menjemput mu, kau kan punya kaki pasti kau bisa berjalan pulang sendiri" Mendengar ucapan disebrang sana sontak saja dirinya membelalak kan matanya marah, andai saja orang tersebut ada di depannya bisa ia pastikan akan memberi pelajaran setimpal.

"Aish.... Menyebalkan, sungguh kau adalah kakak yang paling tidak pengertian didunia ini"

"Terserah, kau sungguh mengganggu waktuku yang berharga"

"Yak! Kim Taehyung! " Teriaknya.

Tut.... Tut... Tut..

Sambungan terputus membuat nya menghela nafas berat dan memilih untuk pulang menggunakan taksi saja.
Dengan nafas leganya akhirnya setelah sekian lama dirinya tidak menginjakan kaki dirumah ini, karena harus menempuh pendidikan di Jerman dan akhirnya hari ini dirinya pulang kerumah dan bisa berkumpul bersama keluarga.

Ting nong....... Tong nong......

Pintu rumah megah tersebut pun terbuka menampakan seorang paruh baya yang membukakan pintu, wanita tua tersebut sontak terkejut ketika mengetahui siapa yang memencet bell.

"Wah tuan muda Kim, silahkan masuk tuan muda"

"Terima kasih Bibi Jung"

"Sini biar saya saja yang membawa koper anda tuan" Ucap Bibi Jung yang hendak mengambil koper dari tangannya, dengan cepat ia menolak.

"Tidak Bi, aku bisa membawanya sendiri" Tolak nya halus, Bibi Jung pun tersenyum mengerti.

"Kalo begitu aku langsung kekamar ya Bi" Pamitnya. Ia melangkahkan kaki nya ke se penjuru ruangan, tiba-tiba ia teringat sesuatu yang telah lama ia tanam. Dengan cepat dirinya berlari menuju taman samping rumahnya, baru saja ingin melangkah kan kaki untuk memasuki taman, langkahnya terhenti dan lebih memilih bersembunyi dibalik pohon dan mengintip orang tersebut.

Cantik-batinnya

Dirinya terpesona oleh paras cantik seorang wanita yang tengah asik memotong rumput ditaman.

Sangat cantik, tapi siapa dia?

Entahlah ia tak ambil pusing dan lebih memilih ke kamarnya dan berbaring di kasur nya yang empuk sampai tenggelam dalam alam mimpi.





TBC......

Hallo vote and coment ya😅😅😅

Nerochytis(END)✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang