"aku hanya tenggelam dalam lautan harapan yang telah kubuat sendiri"
"jangan pernah berharap lebih, karena kamu itu hanyalah parasit didalam rumah ini"
mencoba bertahan adalah satu-satunya cara agar jennie bisa mendapat sebuah balasan manis nya cin...
"Hiks.... mereka sangat jahat" Gerutu Jennie sambil melahap eskrim susu, yang kini sudah habis setengah. Jennie saat ini sedang menangis disalah satu bangku taman, hatinya sangat sakit ketika mengingat insiden siang tadi, Jennie pergi dari kantor Taehyung dengan mood yang buruk.
Sebelum Jennie menangis dibangku taman seperti orang gila, terlebih dahulu dirinya singgah kesuoer market untuk membeli berbagai macam es krim kesukaan, menurut Jennie dengan memakan es krim mood nya bisa kembali lagi.
Disisi lain Rowoon tengah berkendara dengan mobil mewahnya, ada yang bertanya-tanya apa pekerjaan Rowoon?. Pekerjaan Rowoon adalah CEO dari sebuah agensi model terkenal di Korea Selatan, tidak hanya itu Rowoon pun dikenal oleh masyarakat sebagai model yang sangat mapan dan tampan, namun sayangnya masih melajang.
Rowoon tengah mengendarai mobilnya, sesekali terdengar suara siulan yang dirinya buat. Sedang asik berkendara, tiba-tiba saja fokusnya teralihkan pada seorang wanita yang tengah menagis sambil melahap es krim nya, bisa Rowoon lihat banyak sekali bungkus es krim yang tercecer disekitarnya.
'Ck.. Ada-ada saja! "
Rowoon pun memilih memberhentikan mobilnya dan menghampiri wanita tersebut "kau ingin sakit ya? " Tanya Rowoon ketika sudah sampai didepan seorang wanita yang tengah menunduk menagis sambil memakan eskrim nya, wanita tersebut pun mendongkak kan wajahnya.
"Rowoon! " Pekik Jennie, Ya wanita itu adalah Jennie, tak pikir panjang lagi Jennie langsung berdiri memeluk Rowoon dan menagis didada pria itu. Rowoon membelalak kan matanya , karena dirinya cukup terkejut dengan aksi peluk Jennie, jantungnya rasanya ingin lepas dari tempat nya, sangking degdegan nya.
"Hiks, Rowoon mereka jahat! " Ucap Jennie sambil memukul-mukul pelan dada Rowoon. Rowoon yang tahu saat ini Jennie butuh sandaran pun membalas pelukan Jennie dan menepuk pelan punggung Jennie "syut... Jangan menangis, kau tau Jen kalau kau menangis wajahmu akan mirip seperti hantu sadako tau! ".
Mendengar perkataan Rowoon yang menyebut dirinya mirip sadako, dengan cepat Jennie melepaskan pelukan nya dan menatap tajam Rowoon dengan mata kucingnya "aku tidak seseram itu Rowoon! " Teriak Jennie tak terima kalau dirinya di mirip-mirip kan sadako, si hantu Jepang yang terkenal seram.
"Aku serius tau! Kau itu mirip hantu" Ucap Rowoon dengan gelak tawanya yang sukses membuat mata Jennie kembali berkaca-kaca "Jennie tidak mau bicara dengan Rowoon! " Jennie pun melangkahkan kakinya menjauh dari Rowoon, sadar Jennie pergi meninggalkan nya dengan ceoat Rowoon menari tangan Jennie lembut "hey.. Aku bercanda tau" Ucap Rowoon lembut.
"Bercanda mu tidak lucu! " Ketus Jennie, yang kini berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Rowoon, namun sayangnya genggaman Rowoon sangat sulit dilepaskan "Rowoon lepaskan aku! Aku sedang marah pada mu tau!"
"Hei Jen, jangan dipaksa nanti tangan mu sakit tau! " Ucap Rowoon lembut, karena dirinya takut genggaman nya bisa melukai Jennie "kalau begitu lepaskan! " Ucap Jennie ketus, jangan lupa tatapan datar yang dirinya layangkan untuk Rowoon.
Rowoon lantas menggeleng kan kepala nya"tidak mau! sebelum kau memaafkan aku, aku tidak akan melepaskan mu! " Jennie memutarkan bola matanya malas "ck... Bagaimana aku bisa memaafkan kalau kau sendiri saja tidak ada minta maaf! "Mendengar penuturan Jennie, Rowoon hanya bisa cengengesan tidak jelas.
" Hehe, kalau begitu cepat maaf kan aku"rengek Rowoon seperti anak kecil, yang membuat Jennie jengah"yasudah aku maafkan, kalau begitu cepat lepaskan tangan ku! "Perintah Jennie pada Rowoon, Mendengar perintah Jennie, Rowoon pun mengerucut kan bibirnya lucu " Tidak mau, Jennie harus pulang bersama Rowoon, Arraseo! -dan aku tidak Terima penolakan "ucap Rowoon final.
" Tapi aku tidak ma-huek... Huek.."ucapan Jennie terputus karena dirinya merasa mual,karena tidak bisa membendung rasa mual nya Jennie akhirnya memuntahkan isi perut nya diatas rerumputan taman. Rowoon yang melihat Jennie muntah-muntah pun dengan sigap langsung memijat tengkuk Jennie.
"Sudah mendingan? " Tanya Rowoon, Jennie pun mengangguk sebagai jawabannya karena dirinya frasa sangat lemas sekarang "Rowoon!" Teriak Jennie yang membuat Rowoon bingung "hm? " Jennie pun menatap Rowoon dengan senyuman yang terpampang diwajah cantiknya.
"Rowoon antar aku kerumah sakit sekarang! "
TBC....
Hallo vote and coment ya😊😊
Next gak?
Hayuk kira-kira Jennie kenapa ya?
Oh iya author cuman mau bilang kalo author bakalan update cerita ini setiap , gak tau juga sih hehe😁😁 gimana ya mau bilanginnya, pokoknya satu hari up satu hari enggak gitu, kayak selang seling, soalnya author mau namatin, booking sebelah, jadi kalo story sebelah udah selesai bisa fokus sama story yang ini.
Yaudah ya cuman itu aja maaf author yang banyak ngebacot 😅😅 Tekan bintang and spam komen nya jangan lupa.
Love you💜💜💜
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.