Next 28 vote
Coment ya❤❤
Hapy Reading ❤❤
Sinar matahari pagi menerpa wajah Joy, yang membuat tidur nyenyak nya terusik. Dengan malas Joy membuka matanya dan melihat seorang lelaki menyibak gorden kamarnya.
Lelaki tersebut tersadar oleh pergerakan Joy "sudah bangun? " Tanyanya dengan senyum manis yang terpantri diwajahnya.
Joy mengangguk dan berdehem sebentar, jujur saja Joy sangat canggung. Lelaki itu tetap tersenyum dirinya tau Joy sedikit canggung padanya.
"Hem.... Kalau ingin sarapan, kau tinggal pergi kemeja makan disana sudah tersedia makanan kesukaan mu"
"Eungh.... "
"Yasudah kalau begitu aku pergi kekantor dulu ya! Aku titip Aera"
Joy hanya mengangguk, Joy bernafas lega ketika lelakiku tersebut keluar dari kamar nya. Jor beralih menghadap Aera "Aera bangun nak, kita sarapan yuk! "
Aera melenguh dan mengedipkan matanya berberapa kali, karena merasa silau dengan cahaya matahari yang masuk kedalam kamar nya "eungh iya Ma".
Joy menggendong Aera menuju ruang makan dan mendudukkan Aera tepat disampingnya agar dirinya mudah menyuapi Aera makan.Joy memakan sarapannya dengan tenang sesekali dirinya menyuapi Aera yang nampak sedang membaca sebuah komik Doraemon, ya siapa yang tidak tau dengan karakter Doraemon yang memang sudah terkenal sejak dulu.
Kring gg...... Kring...... . .
Dering ponsel Joy membuat aktifitas makan nya terhenti dengan cepat Joy menggeser tombol hijau pada layar ponselnya.
" Ya? Ada apa Jhon? "
"Berkas mu sudah ada"
Joy membulat kan matanya dan tersenyum miring 'tamat riwayat mu Jen'
"Yasudah temui aku di Busan, cepat! "
Joy dengan cepat mengakhiri sambungan telepon nya sebelum Jhony mengamuk. Joy tersenyum senang karena sebentar lagi rencananya akan dimulai.
'Bersiaplah Jennie'.
🥀Nerochytis 🥀
Rowoon berjalan memasuki rumahnya dengan langkah lelah. Karena entah berapa lama dirinya harus menginap di kantor karena pekerjaannya yang menumpuk.
Rowoon menaiki anak tangga dengan lesu. Saat asik melihat kearah tangga, tiba-tiba saja seseorang memeluknya dari belakang dengan erat, yang membuat dirinya sedikit kaget.
"Rowoon! " Pekik Jennie riang dengan suara khas anak kecil yang sedang bahagia. Rowoon merasa ada yang salah dengan detak jantungnya, ketika mendengar alunan membuat suara Jennie.
Deg....
Rowoon berusaha menormalkan debaran jantungnya yang berdetak cepat, ada satu alasan lagi mengapa Rowoon menginap di kantornya, ya karena dirinya ingin menghindari Jennie, yang selalu bisa membuat jantungnya seperti lepas dari tempat nya.
Ya.... Rowoon telah jatuh hati pada Jennie, namun Rowoon sadar bahwa Jennie adalah istri dari kakaknya yang berarti kakak iparnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nerochytis(END)✔
Diversos"aku hanya tenggelam dalam lautan harapan yang telah kubuat sendiri" "jangan pernah berharap lebih, karena kamu itu hanyalah parasit didalam rumah ini" mencoba bertahan adalah satu-satunya cara agar jennie bisa mendapat sebuah balasan manis nya cin...
