Nerochytis 17(B)

818 131 30
                                        

Vote and coment

🥀Happy Reading 🥀
.
.
.
.
.
.
.
.
.








Mobil pickup dengan warna hitam terparkir rapi di depan sebuah Ruko dengan papan yang bertuliskan cake. J diatas pintu nya. Seok-woo keluar dari mobil dan langsung menurunkan barang-barang nya dan Jennie.

Jennie turun dari mobil sambil menggendong Woobin, karena Woobin tertidur dengan lelap selama perjalanan. Jennie bersyukur Woobin tidak rewel.
Jennie memandang takjub Ruko yang berada tepat di depan nya.

Ruko ini milik nya, Jennie dan Seok-woo memang berencana membuka toko kue cake disini karena tempatnya strategis, banyak kendaraan yang berlalu lalang dijalan ini. Ruko ini memiliki dua lantai lantai pertama akan Jennie gunakan sebagai toko nya dan lantai atas akan menjadi rumah keluarga kecilnya.

Jennie memandang interior tokonya sungguh minimalis dengan warna orange susu dan beberapa lemari kaca, dan meja kasir. Jennie menaiki tangga menuju ruang atas, diruang atas semua barang sudah tersusun rapi, ada televisi,sofa, dan perabotan lainnya. Jennie tersenyum senang.

Suami ku memang bisa diandalkan.

Jennie berjalan memasuki kamar dan membaringkan Woobin ke kasur putranya itu terlelap dengan tenang padahal sudah lama tertidur di mobil tadi.
Jennie melihat-lihat kamar nya, Jennie bersyukur walaupun rumahnya ini sedikit kecil tapi bisa Jennie pastikan tidak ada atap bocor lagi.

Saat sedang asik melihat-lihat tiba-tiba saja seseorang memeluk nya dari belakang dengan erat. Jennie tersenyum dan mengelus-ngelus lengan Seok-woo yang berada di perutnya.

"Kau suka? " Bisik Seok-woo.

Jennie tersenyum dan mengangguk "ya aku suka, Terima kasih "

Seok-woo melepaskan pelukan nya , dan menatap Jennie dengan wajah cemberut nya. Jennie menatap suaminya bingung.

"Kenapa? "

"Hadiah ku mana? " Pintar Seok-woo sambil menunjuk-nunjuk pipinya. Jennie tersenyum jahil, Jennie meraih wajah Seok-woo dan mencium bibir nya dengan lembut.

Seok-woo membulatkan matanya kaget pasalnya ini adalah ciuman kedua mereka setelah insiden atap bocor satu tahun yang lalu. Memilih untuk tidak ambil pusing Seok-woo pun membalas ciuman Jennie dengan lembut.

Keduanya saling melumat dengan lembut tidak ada unsur tergesa-gesa dalam ciuman tersebut, keduanya hanya ingin menikmati rasa masing-masing. Ciuman terlepas dikala Jennie sudah kehabisan nafas dan menepuk-nepuk punggung Seok-woo.

"Huh.... Huh.... Sudah kan? "Seok-woo mengangguk dan juga tersenyum manis kearah Jennie.

Lebih dari cukup Jen.

" Yaudah ya, aku mau izin keluar dulu mau beli bahan makanan kamu dirumah aja sama Woobin! "

Jennie mengambil tas nya dan mendekat kearah Seok-woo.

Cup.

"Bye! Bye! . "





🥀Nerochytis 🥀




Taehyung menatap layar komputer di depannya dengan serius. Masih banyak lagi tumpukan kertas di mejanya yang harus Taehyung selesaikan.

Nerochytis(END)✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang