1.

111K 6.1K 251
                                    

Hai-hai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hai-hai....

Kembali lagi dengan aku...

Vote Komen dan bagikan cerita ini ya... ehh jangan lupa Follow semua akun Sosmed aku ya

Semoga kalian suka...

Tandai typo!!

🍩🍩🍩


Sia adalah Mama sambung dari satu orang anak yang sangat lucu dan cyutt.

Sia seorang istri dari suami yang sangat amat dingin dan menyebalkan. jika saja aku tidak mencintai anak dan dirinya sudah Sia tendang suami menyebalkan dari daftar suami idaman mungkin itu yang di pikirkan Sia, yatanya Sia hanya Bayu yang masuk kriteria peria idaman Sia

Rencana Tuhan tidak ada yang tau bukan?, Berawal dari perjodohan yang di lakukan bapak dengan papa mertu nya, dimana mereka dulunya teman sejawat sewaktu SMA dan kuliah di tambah istri mereka yang sudah kenal dekat seperti sang suami membuat dua keluarga itu merenakan sesuatu yang sangat kolot di mata anak-anak mereka.

Dengan bapak yang lebih memilih tinggal di desa dan membangun usaha perkebunan nya di desa dan meninggalkan kemewahan kota yang membesarkan nama nya

Berbeda dengan papa mertua Sia lebih memilih tinggal di kota dan membangun kerajaan bisnis nya sendiri. terbukti sampai sekarang perusahaan nya masih menjadi primadona di bidang nya. apa lagi sekarang perusahaan milik papa mertua Sia di pegang dan di kembangkan oleh suami tercinta nya. cinta? Sia tidak Yakin kebanyakan menyebalkan suami Sia satu itu.

"Mama!!" Suara pangilan anak yang kalian pasti tau itu siapa

"Mama kapana kita pulang?" Teriak Nana dari teras rumah

Lamunanku terhenti karena mendengar anak nya si bulat tapi tidak sebulat tahu bulat karna tahu bulat berminyak, aku Lebih suka bulat cilok raksasa yang banyak isian daging ahh tidak anaku tidak bisa di bandingkan dengan makanan dia lebih dari apapun apa lagi pipinya sudah seperti moci jika di sore hari setelah mandi sore

Walaupun dia bukan berasal dari rahim Sia sendiri tapi dia adalah salah satu alasan Sia bertahan di dunia yang kejam ini apa lagi menghadapi papa dingin nya.

"Kenapa sayang?" Tanya Sia

"Kaptan kita pulang mama!" Tanya anak gembul itu

"Loh ko tanya mau pulang, bukan nya Dede suka di sini?"

"Suka Mama tapina di sini da ada Abang jual cinlok sama donat mama" Nana mengelap keringat yang ada di pelipis

Astaga anak Bapak bayu sangat menggemaskan dengan pipi bulat hidung merah mata besar dan jangan lupakan perut bulat nya yang sering Sia namakan perut donat

Mama Papa & Nana (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang