14

53.4K 3.3K 125
                                    

Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya

Typo tolong tandai!!!

Sebelum baca komen, vote dan follow yah dan jangan lupa bagikan Cerita ini ke yang lain.

Selamat membaca.

○□○





Mama....huaaaa... Au itu mama hua.... hik...hik.. "

"Batuk sayang, jangan yah?" Bujuk Sia

"Enda Mama!" Nana menggeleng cepat

"Bikin jus aja yahh bareng sama Mama dirumah, dede bantuin Mama" Sia sudah kewalahan memangku Nana karena tubuhnya tidak mau berhenti bergerak alias mengamuk

Nana menggeliat memutar tubuh nya sampai menghadap Sia "mau itu mama..!!"

"Jangan dulu yahh? Nanti Dede sakit" Sia mengusap kepala nana yang memakai jilbab namun sudah tak berbentuk,

rambut keluar di mana-mana "sini Mama benerin kerudung ya "saat Sia akan memakain jilbab kembali sang anak menolak  dengan menggelengkan kepala nya

"Enda mama, panas" Nana menarik kerudung nya dalam sekali hentakan ke depan dan yahh terlepas rambut nya mengikuti arah tarikan rambut jadi wajah Nana sebagian tertutup rambut

"Yaudah tapi duduknya yang bener yah" Sia memperbaiki posisi duduk sang anak lalu merapihkan rambut berantakan Nana

"Mama!!"

"Kenapa sayang"

"Ituuu.. tu..." tunjuk si gembul pada si marimas

"Masyaallah iya sayang"

○■○

"Makasih teh" Sia meraih minuman marimas yang dibungkus menggunakan plastik bening

Si gembul yang berada di gendongan nya bersorak senang, dan berusaha meraih minuman nya berna kuning itu

"Mama pegang dulu, minum nya di sana saja" tunjuk Sia pada teras majlis tempat ibu-ibu mendengarkan ceramah

"He'em" angguk si gembul patuh

●○●

"coba sini mama minta" Sia meraih minuman yang di genggam sang anak lalu menyedot minuman rasa jeruk itu sampai tersisa setengah

Haus haya alasan Sia, karena tujuan utama nya adalah mengurangi sang anak meminum minuman kuning itu, bukankah seorang ibu akan melakukan apa saja untuk mengurangi resiko anak terkena sakit, memastikan anak sehat adalah ketenangan batin untung seorang ibu.

Terdengar suara tarikan minuman "mama da dininn ininya" di angkat nya pelastik marimas itu

"Masa?" Sia pura-pura tidak tahu, kenyataan nya memang tidak dingin karena Sia memesan minuman tanpa es

"Coba sini mama coba lagi" sia menarik tangan sang anak di ikuti dongakan si gembul memandang sang mama yang sedang meminum minum nya

"Dingin ko" Sia menyentuh minuman yang sudah hampir tandas di genggaman sang anak

"Enda dinin Mama, da enak" bibir nana cemberut

Mama Papa & Nana (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang