7. Perbatasan Dan Ciuman

60.9K 3.2K 848
                                        

⚠Budayakan vote sebelum membaca! Tinggalkan jejak!⚠

⚠Budayakan vote sebelum membaca! Tinggalkan jejak!⚠

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-Arlez-

"Kita dalam ruang yang sama. Namun terhalang sebuah tembok yang tidak dapat kita runtuhkan."

***

"Gilak! Si Diki nantang lo Lez." lamunan Arlez tersentak lantaran Rafa mengatakan jika Diki menantangnya.

"Diki anak cupu itu?" Arlez bertanya memastikan. "Bisa-bisanya cowok cupu kayak dia nantangin gua, udah bosen hidup?" Arlez langsung membuka matanya melirik sekitar, mencari keberadaan Abijar. "Abijar mana?"

"Biasa. Lagi belajar buat olimpiade. Tuh anak kalau enggak kumpul gak udah di tanya, emang kenapa lo nyari Abijar?" tanya Rafa dengan mulut mengunyah kacang bawang.

"Cuma mau nyuruh dia buat beresin Diki." jawab Arlez setelahnya menutup mata.

"Tapi dia ngelunjak lho! Semenjak di keluarin dari sekolah, dia pindah ke SMA Cakrawala, setelahnya ngerubah penampilannya jadi good looking, playboy, dan gua denger-denger, tuh anak brengseknya ngalahin lo," kata Arfan menimpali. "Yang bikin gua shock setengah mampus, Diki mainannya cewek bro. Lo tahu? Tiap malam gua selalu lihat si Diki nyewa cewek, biasa buat anu," tambah Arfan lagi.

"Terus masalahnya?" tanya Darell yang sedari tadi diam memainkan ponselnya.

"Ya masalahnya, gua takut aja kalau si Diki ngincer salah satu dari pacar kita. Tapi yang paling gua takutkan itu antara Aihara sama Misha." Aiden berucap menatap satu persatu di antara mereka.

"Bahaya. Apalagi si Ai, goblok banget tuh adik lo. Di sogok makanan kucing aja udah nurut. Apalagi si Misha, hatinya enggak tegaan. Gua yakin, salah satu diantara mereka berdua ada yang Diki incer. Apalagi, Misha sama Aihara sangat berarti dalam hidup lo." Arfan berucap di selingi mengunyah gorengan yang dia beli di kantin sekolah tadi.

"Dan lo masih gak mau ngeladenin dia?" tanya Rafa heran. "Masalahnya itu bisa jadi cewek atau adik lo yang jadi inceran."

"Gue lagi gak mau berantem." Arlez mengabaikan tatapan heran dari sepupunya itu.

Rafa menghela napas, cowok itu mengecek kembali ponselnya untuk melihat room-chatnya bersama sang mantan. Mata Rafa membulat sempurna kalau nomor Diki mengirimkan sebuah foto gadis yang dikatakan menjadi sandra untuknya. Rafa langsung tersedak begitu melihat gadis itu adalah Aihara.

Rafa menggeplak kepala Arlez. "Sadar bego! Aihara ada di tangan Diki! Kalau lo gak mau datang, imbasnya sama Aihara!"

Arlez langsung melotot tidak Terima. "Maksudnya apa bawa-bawa Aihara!" sentak Arlez menatap Rafa sengit. Mereka yang tadinya sibuk dengan kegiatannya masing-masing langsung terhenti.

Brother Brengsek [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang