l i m a

3K 215 5
                                        




Budayakan Vote sebelum bacaa ya guys, hargai karya Author ;)

Kalo ada typo coment!

Happy reading guys💜


"Kenapa sih kak? Sakit tahu tangan Yuri" kini Yuri begitu kesal dengan aksi kakak kelasnya yang menarik tangannya dengan kasal, tentu membuat hatinya naik pitam. Enak saja main pegang pegang...

"BH lo warna item, keliatan"

Yuri dengan cepat langsung memeluk dirinya sendiri tepatnya menutupi bagian dada, Leon yang melihatnya terkekeh pelan, Yuri langsung menunjukan ekspresi yang sangat lucu, tentu hal itu tidak luput dari pandangan Leon melihat ekspresi terkejut Yuri membuat drinya ingin langsung memakan pipi bulat milik gadis lugu didepannya. Dengan senang hati tanganya terulur memberikan hoodie berwarna hitam miliknya.

"Pake! Gue gak suka liat baju lo yang tembus pandang!" perintah Leon kepada Yuri.

Yuri segera memakainya dan lihat hoodie milik Leon sangat tidak cocok dengannya, ukuran Hoodie ini sangat jauh dengan ukuran miliknya, al hasil Hoodie itu hampir menutupi seluruh badannya. 

"Ini kebesaran kak, Yuri gak mau pakee" cibir Yuri yang hendak melepas hoodie milik Loeon yang begitu besar di badan nya.

"Gue bilang pake ya pake!!"

"Ka-"

"Diem atau gue cium lo disini!"

Yuri merapatkan mulutnya, kedua tanganya ikut menutup mulut agar tidak tidak berani berkata lagi apalagi membantah perintah Leon, dilihat lihat kelas ini memamg terlihat sepi terlebih lagi koridor masing terlihat sepi juga.

***

Yuri memasuki kelas dengan hooide berwarna hitam bertulisan "one piece" terlihat diambang pintu seorang pria dengan perawakan jakung memperhatikan Yuri sampai duduk dibangku dengan aman. Dia adalah Leon, seorang pria yang dikenal sebagai pria cool dan menyeramkan.

"Yur, lo pake hoodie kak Leon?!" pekik Lesya yang memeperhatikan Hoodie yang melekat dinadan mungil temannya ini, mata ini sudah tidak asing lagi dengan hoodie hitam yang selalu cowo cowo populer itu pakai dan matanya juga Melihat Leon mengantarkan Yuri sampai didepan pintu sana.

"Iyaa" angguk Yuri dengan polos, untung saja guru sedang rapat jadi tidak akan ada guru yang masuk untuk hari ini.

"Kenapa? Ko bisa??" tanya Lesya dengan antusias, sangat kepo ada hubungan apaa si sebenarnya Yuri dengan Leon.

"Ya bisa, ini buktinya?"

"Maksud gue, ko bisa lo deket sama Kak Leon!!" Lesya menguncang badan Yuri seolah minta penjelasan lebih jelas.

Yuri menceritakan dari kejadian awal sampai akhir, mulai dari pertemuan awalnya dengan Leon, kejadian diUKS kemarin sampai tadi Yuri dibawa Leon kedalam kelas yang sepi. Lesya terperangah dengan cerita yang Yuri katakan, tidak ada sejarahnya seorang Leon mempunyai rasa kasihan dan iba, apalagi ini seorang murid yang masih kelas 10, walaupun lesya akui Yuri emang cantik dan imut, pasti jika Yuri menampakan wajahnya didepan kakak kelas alias caper, Yuri pasti banyak yang menyukai. Terlebih kalangan kelas 12 terkenal dengan ketampanan dan sifatnya yang frenly terhadap adik kelas.

"Aneh, tapi nyata" gumam Lesya memandang wajah Yuri.

"WOY! ULANGAN SEJARAH DAH KELUARR!!" suara keras tersebut membuat seisi kelas berbondong-bondong mengambil kertas ulangan ditangan ketua kelas.

Possessif Leon (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang