s e m b i l a n

2.2K 158 11
                                        

Happy reading para readers kuu🍓🍓

Yuri memendang makanannya dengan bahagia, sedari tadi Yuri tersenyum dengan manis, sampai-sampai Lesya merasa aneh dengan senyuman sahabatnya ini.

"Pelace Yur, lo jangan senyum-senyum ke Mie Ayam lo. Sumpah gue ngeri liatnya" celetuk Lesya sambil meminum jus jeruknya.

"Tahu engga Les, Yuri tadi ditembak sama Kak Leon!"

"HAH SERIUSSS!!!" teriak Lesya sambil memajukan wajahnya kedepan muka Yuri. Semua pasang mata memperhatikan Lesya dan juga Yuri, ada yang mendekik tajam dan sampai ada yang menatap dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Berisik Lesyaaa, Yuri engga budek" ucap Yuri kepada Lesya yang menatap Yuri tanpa kedip, lalu mendorong muka Lesya untuk tidak mendekat.

"Sumpah, lo kedukun mana?"

"Hust! Yuri engga melet kak Leon Lesyaaa!  jahat banget kamu!!"

Lesya semakin menjadi-jadi, menatap Yuri tanpa kedip sekali pun. "Gue gak percaya, temenen sama pacarnya kak Leon"

"Jaga rahasia ya Lesya, hal ini cuman lo doang yang tahu kalo Yuri pacaran sama kak Leon"

Tak lama kemudian, Leon dan juga ketiga temannya duduk disamping meja makan Yuri, hal tersebut membuat semua orang yang memperhatian Leon sedari tadi tercengang, bukannya geng Leon akan duduk dimeja paling pojok bersama anak anak lainnya.

"Fikss, kaka Leon deketin meja guee!! Tuhkan liat-liat ke Gueee. Aahh dia masih mau deketin gueee"

Lesya mendelik mendengarnya mendelik, "Ck kepedean banget tu cabe, jelas-jelas kak Leon deketin pacarnya"

Tring!

Kak Leon Galak
Online

Dimakan makanannya
Jangan liatin kakak terus.

Iyaaa

Mau makan bareng?
Kalo mau kakak kemeja kamu

Enggaaa, nanti
Fens kakak bully aku ;(

Cepet makan!

Yuri menatap Leon, lalu memakan Mienya dengan lahap, Leon tersenyum dan Yuri pun membalasnya dengan senyuman. Yuri merasa sangat senang kali ini, merasa dijaga oleh seorang kekasih, merasa tidak percaya Leon menjadi kekasihnya. Namun disisi lain Yuri merasa tidak pantas, lihat! sekarang banyak kakak kelasnya yang wajahnya bak model dan pastinya pintar, sedangkan dirinya jauh dari kata itu.

Lesya melihat wajah Yuri intens, ia heran kenapa Leon menyukai cewe seperti Yuri, lugu, nolep, cantik pun lesya rasa muka Yuri pas pasan. Lesya semakin yakin, kakak kelasnya ini sudah dipelet oleh Yuri.

"Yur, lo engga melet kek Leon kan?" pertanyaan yang membuat Yuri tersedak.

"Ihh, kamu engga percaya sama Yuri. Yuri anak baik-baik Lesya!" jawab Yuri dengan kesal.

"Yakan siapa tahu"

Yuri yakin, hubungan dirinya dan juga Leon belum tersebar, lihat saja Fens kekasihnya ini belum meneror atau mencacimaki dirinya.

"HEH! SANA PERGI! Enak aja lu malah disamping geng Leon, SANA! SANA!"

Usir seorang gadis dengan rambut panjang bergelombang, siapa yang tidak kenal dengan gadis tersebut, cantik, iya. Manis, iya, Kaya? Apalagi. Lihat penampipannya dari atas sampai bawah, harganya bukan main-main.

Possessif Leon (SELESAI)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang