10

982 131 25
                                        

Sesampainya fiki di markas,ia menidurkan tubuhnya di sofa yang tersedia di dalam markas tersebut. Fiki memejamkan matanya sejenak,menyingkirkan berbagai masalah yg ada di benaknya.

Dilain tempat bang shandy,fajri,fenly dan zweitson sudah bangun dari tidurnya,dan sekarang sudah menunjukkan pukul 23.30. Saat mereka semua bangun,mereka di kejutkan oleh fiki yang menghilang dari kamar zweitson.

"Bang fiki kemana eeh..."ucap fajri bingung mencari fiki kesana kemari

"Woyy ade gw kemana ban**at"ucap shandy dengan nada panik

"Coba cari di dapur bang siapa tau dia lapar"ucap zweitson

"Fen coba cari di dapur"perintah smady kepada fenly

Fenly menuruti perintah shandy,ia berjalan turun menuju dapur dan disanapun ia tidak menemukan keberadaan fiki

"Bang fiki gk ada di dapur"teriak fenly dri dapur

Jangan salah fenly memang di luar terlihat cool dan pendiam,berbeda saat berada di rumah dia selalu ngegas saat berbicara dan bisajadi dia termasuk org yg menyebalkan saat berada bersama orang terdekatnya.

"Aah adek gw kemana coba"ucap shandy frustasi

"Kenapa si tu bocah kabur-kaburan mulu kn gw bingung nyarinya"ucap fajri

"Ahaa....gw tau fiki kemana"ucap zweitson memecahkan suasana

"Dimana cepet kasih tau gw"ucap shandy

"Coba kita kemarkas"usul zweitson

"Yaudh cepet kita kemarkas,eehh...tpi tunggu kok si fenly dri dapur gk balik balik ya?"tanya shandy

"Coba yuk kita turun sekalian kita pergi"ucap fajri

Merekapun turun menuju dapur dan menampakkan fenly yg sedang memegang minuman kaleng dan tengah duduk di meja makan rumah zweitson.

"Eett si ayam org lgi pda panik nyari fiki lo malah enak di dapur sambil minum santai"ucap fajri sambil menjitak pala fenly

"Yailah sans aja org tdi gw udh di chat sma bang farhan klo fiki abis balapan motor trs sekarang dia pergi ke markas"ucap fenly santai

Ya,memang zweitson,fajri dan fenly kenal dengan sahabatnya bang shandy. Mereka sudah kenal dari mereka duduk di bangku SMP.

"Eet si ucup bukannya bilang dri tdi"ucap shandy

"Yaudh mending sekarang kita kemarkas"ucap zweitson

Akhirnya mereka ber 4 pergi menuju markas menggunakan motor mereka masing'

Sesampainya dimarkas mereka melihat fiki tengah duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.Shandy kesal melihat adiknya dan geram ingin memarahi sang adik

"Bagus ya kabur'an terus?"ucap shandy dengan kesal

Fiki yg sedang bermain ponselpun kaget akan keberadaan sang kakak dan teman temannya

"Tau dri mana lo gw ada di sini?"ucap fiki cuek

"Gk perlu banyak tanya gw tau lo di sini dri siapa,yg gw pengen tau sejak kapan lo suka balap liar?"ucap shandy dengan menahan amarahnya

"Tau dri mana lo klo gw abis balapan?"fiki balik bertanya pada shandy

"Gw bilang lo gk perlu tau itu semua,yg gw pengen tau sejak kapan lo suka balap liar?!"amarah shandy sudah mulai naik pitam

"Sejak semua orang gk ada yg perduli sma gw"ucap fiki santai

Shandy yang mendengar ucapan sang adik pun mulai geram. Ia sudah melayangkan satu tangannya mengarah ke pipi sang adik,namun tangan shandy di cekal oleh seseorang.

"Bang inget dia adik lo satu'nya lo gk boleh main tangan sma dia"yg mencekal tangan shandy dan berbicara seperti itu adalah fenly

"ANAK KAYA DIA HARUS DI KASIH PELAJARAN FEN,DIA GK TAU MASIH BANYAK ORANG YG PERDULI SAMA DIA,MASIH BANYAK YANG SAYANG SAMA DIA TPI DIANYA GK TAU DIRI"ucap shandy dengan penuh amarah

"LO TDI MAU NAMPAR GW BANG?!NIHH..SILAHKAN TAMPAR GW,GK USAH ADA YG HALANGIN DIA BUAT TAMPAR GW"fikipun kini ikut terpancing amarah

"INGET FIK LO UDAH DEWASA,KLO LO PUNYA MASALAH CERITA SMA GW,BILANG SMA GW.GW ITU ABANG LO,UBAH SIKAP LO JGN KYA GINI"ucap shandy dengan nada tinggi

"IYA EMANG SIKAP GW MASIH BOCAH,SEKARANG LO MAU APA.LO SENDIRI YANG BILANG GW SELALU NYUSAHIN,SEKARANG LO LEPAS GW,GW MAU BEBAS,GW MAU MENENTUKAN ARAH JALAN HIDUP GW SENDIRI"ucap fiki dengan amarah yang membara

"Udah dong jangan pada ribut"fenly melerai keributan antara adik dan kk tersebut

"Udah sekarang mendingan bang shan minta maaf sma fiki,fiki juga minta maaf sma bang shan"ucap zweitson dengan suara khasnya yg menggemaskan itu

"Fik sorry tdi gw kebawa emosi"ucap bang shandy dengan penuh penyesalan

"Ya gw maafin"ucap fiki singkat

"Mending sekarang kita balik dh udh tengah malem nih"ucap fajri

"Gw mau disini dlu,gw lgi pengen sendiri"ucap fiki

"Gk,lo harus balik. Siniin kunci motor lo"ucap bang shandy

"Gk"ucqp fiki

"Motor li tinggal di sini,sekarang lo harus pulang bareng gw. Jangan bikin gw emosi lgi fik"ucap shandy dengan sangat tulus

Mau tak mau fikipun menuruti ucapan sang kakak. Kini mereka semua kembali ke rumah masing masing.









Hayyy guyss.....
Sorry gw baru up sekarang heheh soalnya kemaren abis ujian
Klo kalian suka sma cerita gw jgn lupa vote+comen ya heheh di follow jga boleh😊



ABOUT FIKITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang