3;Murid baru

781 73 17
                                        

"QILLA HELP ME KERUDUNG AI JATOH DISELOKAN PAS WUDHU" beberapa orang dikelas tersentak terkejut saat melihat oknum yang memakai mukena putih sembari memegangi sajadah dan rok yang cukup berantakan karena tidak dilipat dan itu membuat orang dikelas tertawa semua.


Siapa lagi jika bukan oknum acell alias Yashana Cellaya Yahya.


"HEH ACELL LU BIKIN BENGEK AJA ANJIR" sedangkan Acell cemberut lalu menghampiri Qilla.


"Nih untung gue bawa kerudung cadangan" ujar Qilla sembari meminjamkan kerudung miliknya ke Acell.


"YEAY MAKASIH QILLA SAYANG QILLA BANYAK-BANYAK" Qilla hanya tersenyum menanggapi ucapan Acell.


"Lo kenapa anjir senyum-senyum gak jelas kayak om-om pedo" Jeno langsung melotot saat Reza memergokinya tersenyum tidak jelas kerena melihat Qilla.


"Suka-suka gue lah ngapa Lo yang ngurus anjir" sahut Jeno dengan sewot, Reza hanya memberi tatapan julid.


Maklum Reza kebanyakan main sama Arza jadinya hobi Julid.


"Gue cuman bercanda doang aelah" Reza memilih melanjutkan kegiatannya yaitu Mabar dengan Angga, Daffa, Galen, dan Arza.


"WOI-WOI HOT NEWS TADI GUE ADA LIAT MURID BARU" teriak seseorang bernama Arkhana Zaidhan Tirta atau biasa dipanggil Arkhan.


"WANJAY CEWEK APA COWOK?" Acell tiba-tiba menyahuti ucapan Arkhan dengan semangat oh tentunya dia sudah memakai kerudung yang ia pinjam dari Qilla.


"Cowok sih tapi GAPAPA BIAR TEMEN MABAR BERTAMBAH" ujar Arkhan yang antusias kedatangan murid baru.


Semuanya bersorak kegirangan mendengar itu, apalagi kaum wanita yang suka mencari cogan.


"Eh Xen gue ke toilet dulu ya nanti bilang ke guru mapel kalo gurunya sudah datang pas gue masih di toilet" Xena mengangguk.




---




"Permisi Bu" Qilla mengetuk pintu pelan namun tanpa sengaja netranya bertemu dengan netra seseorang yang sedang berdiri disamping guru.


"Silahkan masuk Qilla" Qilla sedikit membungkuk lalu berlari kecil kearah tempat duduknya.


"Jadi ini siswa pindahan dari Bandung namanya Kenan Ghani Utsman dan Kenan pindah ikut orang tuanya karena sebelumnya Kenan tinggal bersama neneknya" jelas guru panggil saja Bu Nana.


"Sementara Kenan duduk samping Angga yang kursi kosong itu" Kenan mengangguk lalu berjalan kearah kursi kosong samping tempat duduk Angga, sebenarnya Angga tidak duduk sendirian tapi teman sebangkunya izin tidak sekolah karena sakit.


"Karena setelah ini ibu ada tugas ke dinas pendidikan kalian kerjakan saja tugas PKN halaman 35 dikerjakan dibuku tulis pakai soal tidak boleh ada yang protes" baru saja Arza, dan Reza mau melayangkan protes mereka langsung mengurungkan niat mereka itu karena ditatap horor oleh Bu Nana.


Mungkin Bu Nana sudah hapal kebiasaan Arza dan Reza yang suka protes entah karena kebanyakan soal atau karena males menulis soal.


"Baiklah ibu tinggal dulu selamat mengerjakan dan jangan ribut, Assalamualaikum selamat siang"


"Waalaikumsalam siang juga bu"

















-TBC-

Istiqlal and Katedral✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang