15: Siapa dia

278 44 13
                                        

Maaf sy baru up sibuk kerja😔


"MAH NANTI BAYARIN YA QILLA ENGGAK ADA UANG PECAH" Kenan mengintip lewat jendela kamarnya, Qilla bersama adiknya.


Sepertinya mau naik kereta yang lewat, jadi keretanya itu ya kayak kereta tapi itu mobil.


Kenan bergegas mengambil uangnya dan berlari keluar rumah.


Kenan ngeliat kearah anak kecil yang ngeliatin kereta itu tapi enggak naik akhirnya Kenan ajak anak kecil itu.


"Loh Kenan ngapain naik? Terus kok jadi bawa anak tetangga?" Kenan nyengir doang, modus dia sengaja duduk dibelakang Qilla.


Saat kereta berhenti dan ada yang naik tiba-tiba orang duduk disamping adik Qilla.


"Loh Farel lama gak ketemu" ucap Qilla dengan excited.


"Eh Qilla iya nih udah lama juga Lo enggak kerumah, nenek kangen katanya" Kenan memperhatikan kedua insan tersebut berbicara dengan asyiknya.

"Nenek yang kangen atau Lo nya yang kangen?" Sahut Qilla dengan nada candaan.


"Nenek lah ngapain gua kangenin Lo"


"Idih pas lebaran yang nyuruh kerumah Lo siapa? Ya elo lah berarti siapa yang kangen? Yakali nenek dijadikan alesan terus" Kenan menyimak dari belakang.

Qilla suka kerumahnya, neneknya kangen, hubungan mereka bukan mereka aja tapi sampe ke nenek mereka, berarti saingan terbesar gue dia dong? Kenan ngebatin sembari menatap kearah jalanan.

"Ken? Ngelamun?" Kenan menoleh lalu menggeleng.

"Kenal?"

"Iyalah tetangga baru"

"Kirain sahabat baru"

"Enggak dong sahabat gue memang banyak tapi Lo yang Ter thebest deh" Kenan bersorak ria didalam hati.

Ternyata cuma dianggap sahabat sama Qilla, Kenan kira cowok yang Qilla taksir.












---o0o---












"Sebentar ya mas-"


"Udah aku aja yang bayar" Kenan memotong pembicaraan Qilla dan menyerahkan uang pas ke paman yang mengendarai kereta.


"Loh oh yasudah Makasih ya"


"Makasih kak udah ajak naik kereta aku mau pulang dulu nanti dicari ibu" Kenan tersenyum kemudian mengangguk.


Kenan melihat Qilla seperti kode-kode an sama temennya ya kurang lebih seperti bilang "Nanti gue chat jangan sombong dengan lambat balas"


"Kak Kenan Mabar kuy!"


"Wait gue ambil hape dulu"
















"Itu tadi namanya kak Farel, temen mba Qilla dari SD mereka sahabatan lama banget pokoknya, biasanya kalo kak Farel pulang dari pesantren pasti kak Qilla minta temenin belanja"


"Sedeket itu ya..?" Tanya Kenan hati-hati.


"Banget, malahan dulu mereka sering dikira pacaran tapi ya gatau mereka ngakunya sahabatan doang setau gue laki-laki dan perempuan kalau temenan salah satu pasti ada yang punya perasaan"


"Kalo gak salah mbak Qilla pernah suka tapi i don't know sekarang, gue liat lagi deket sama kakak and kak Jeno, gue gak yakin siapa yang mbak Qilla suka" Kenan hanya manggut-manggut mendengar penjelasan adiknya Qilla.


Adik pertamanya Qilla lebih tepatnya.














Tidak ada yang Kenan lakukan setelah selesai Mabar dengan adik Qilla.


Hanya meng scroll Instagram.


Muncul notifikasi Qilla membuat snapgram, oh tentu saja Kenan nyalakan semua notif Qilla.

Muncul notifikasi Qilla membuat snapgram, oh tentu saja Kenan nyalakan semua notif Qilla

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Kenan dan Jeno saat ini: Panas,panas🥵

















Kenan dan Jeno saat ini: Panas,panas🥵

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Huang Renjun as Farel Nathan Raditya

{AN: Cast baru🤡 mybe jarang muncul tapi mendekati chapter akhir dia bakal muncul}



-TBC-

Istiqlal and Katedral✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang